Terkini.id, Makassar – Selama masa Pandemi Covid-19 melanda seluruh belahan dunia tidak terkecuali Indonesia, khususnya di Kota Makassar. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai aktivitas mengalami kelumpuhan dan kelesuan, termasuk proses pengkaderan di Himpunan Mahasiswa Islam di seluruh Indonesia.
Dengan melihat kondisi tersebut, Tiga HMI Cabang besar di Indonesia, yakni Cabang Makassar, Cabang Makassar Timur dan Cabang Gowa Raya akan menyelenggarakan Masa Pengenalan Calon Anggota (MAPERCA).
Ketiga Ketua Umum HMI Cabang tersebut telah melangsungkan pertemuan di Warkop Padaidi Jl. Perintis Kemerdekaan untuk menyamakan persepsi MAPERCA, Selasa, 14 Juli 2020.
Ketiga Cabang sebagai upaya menjalankan proses pengenalan Calon Anggota di Himpunan Mahasiswa Islam.
Ketua Umum HMI Cabang Makassar, yakni Muh. Yusuf menyampaikan bahwa HMI merupakan organisasi pengkaderan yang tentunya harus menjalankan proses pengakderan. Walaupun dimasa seperti sekarang ini (Covid-19), aktivitas pengkaderan tidak boleh terhenti.
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Berjasa, 81 Ribu Pekerja Rentan Telah Terlindungi
- Magnet Haul ke-20 Puang Ramma: Ribuan Peziarah Siap Ramaikan Baji Bicara dan Tambua
- Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja di Makassar
- PT Semen Tonasa Raih Juara 1 Penghargaan EBTKE 2026, Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
- Kuasa Hukum KG Aqila Tegaskan Jangan Sesatkan Publik dengan Isu Merkuri Tanpa Data Akurat
Hal senada disampaika oleh Ardiansyah Syamsuddin selaku Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, menyampaikan bahwa sudah saatnya HMI harus bangun dari tidurnya selama 4 bulan terakhir ini.
Tidur yang dimaksud adalah tidak adanya kegiatan rutinitas pengkaderan yang berjalan, semenjak masa Covid-19.
Sementara Ardiansyah, Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya menyampaikan bahwa HMI sudah saatnya harus berakselerasi dengan zaman, termasuk melaksanakan kegiatan yang selama pada tingkatan jajaran di HMI yang pelaksanaannya secara luring (offline), sudah saat kegiatan dilaksanakan secara daring (online).
Ketiga Ketua Umum tersebut menyepakati jika kegiatan yang berbasis virtual sudah harus menjadi kebiasaan baru bagi lingkungan HMI selama tidak mengurangi konten subtansi nilai.
HMI sudah harus melakukan sebuah rekonstruksi pola rekruitmen atau kaderisasi sesuai dengan perkembangan secara kontemporer.
“Jika tidak ada akselesarasi di lakukan maka bisa jadi HMI sebagai organisasi kader yang telah mencetakan banyak kader di Republik ini akan masuk dalam fase tidur Panjang,” tutup Ardiansyah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
