Tiga Politisi Masuk Dalam Jajaran TGUPP Sulsel

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah berfoto bersama jajaran TGUPP, di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Jendral sudirman Makassar, Jumat 24 Januari 2020.

Terkini.id — Tiga politisi Sulsel akan masuk dalam jajaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Tiga politisi tersebut yaitu, Moh Roem dari Partai Golkar Sulsel, Ariady Arsal (PKS) dan Muchtar Luthfi A Mutty (NasDem).

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengatakan, ketiga politisi tersebut merupakan kader-kader yang memiliki pengalaman di bidang pemerintahan. 

Seperti halnya, Moh Roem yang pernah menjadi Bupati Sinjai dan pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel selama dua periode. 

Sedangkan Luthfi A Mutty, kata Nurdin Abdullah, Luhfi adalah ahli pemerintahan, perna juga menjabat Bupati Luwu Utara dan Anggota DPR RI.

Sementara, Ariady Arsal merupakan mantan Legislator PKS DPRD Sulsel dan pernah menjadi tim pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu. 

“Selama ini yang masuk struktur TGUPP adalah orang kampus semuanya. Kita butuh orang-orang yang memiliki latar belakang pemerintahan dan politik supaya bisa saling melengkapi,” kata Nurdin Abdullah, di rumah jabatan gubernur, Jalan Jendral sudirman Makassar, Jumat 24 Januari 2020.

“Bagaimanapun juga kebijakan pemerintahan ini juga tidak lepas dari keputusan politik,” pungkas Mantan Bupati Bantaeng ini.

Komentar

Rekomendasi

HUT Barru ke-60, Nurdin Abdullah Serahkan Bantuan Keuangan Daerah Rp61,7 Miliar

Tjahjo Kumolo Resmikan Mal Pelayanan Publik Masiga Barru

Musyawarah Provinsi VII Kadin Sulsel Bakal Digelar di Bira Bulukumba

Enrekang Dapat Bantuan Keuangan Rp54,7 Miliar Dari Pemprov Sulsel

Ini Kado Dari Gubernur Sulsel Untuk HUT Pinrang Ke-60 Tahun

Unhas Sidrap Terima Mahasiswa Baru 2020

KNPI Sulsel Siap Gelar Pelantikan Pengurus, Ini Jadwalnya

Resmi Dilantik, FKPT Sulsel Siap Bersinergi dengan BNPT

Gubernur Sulsel Sebut Kabupaten Sidrap Bakal Menjadi Lumbung Pangan Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar