Terkini.id, Makassar — Roti Maros Sanggalea kembali mencatatkan prestasi dalam ajang Makassar Most Favorite Culinary (MFC) Award 2026.
Kuliner khas Maros tersebut kembali meraih posisi nomor satu di kategori yang diberikan, sekaligus mempertahankan pencapaian serupa selama tiga tahun berturut-turut.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Baso Randy, SE, selaku pemilik Roti Maros Sanggalea, dalam rangkaian MFC Award 2026 yang digelar di Hotel Myko Makassar, Rabu (16/9/2026).

Capaian tiga tahun berturut-turut tersebut menjadi catatan penting bagi Roti Maros Sanggalea dalam mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan industri kuliner yang semakin beragam.
Baso Randy mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi pihaknya untuk terus menjaga kualitas produk dan mempertahankan cita rasa yang menjadi karakter Roti Maros Sanggalea.
- Dua Pengusaha Kuliner Asal Sidrap Raih Penghargaan di MFC Award 2026
- Lazuna Chicken Raih Dua Penghargaan MFC Award 2026, Tiga Tahun Berturut-turut Jadi Favorit
- Pelindo Regional 4 Catat Trafik Penumpang 6,02 Juta Orang hingga Agustus 2026
- Catering Seruni Dinobatkan sebagai Premium Catering Local Brand di MFC Award 2026
- Penyaluran BBM di Kendari Mulai Kondusif, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Optimalkan Pasokan Pertalite
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada pelanggan,” kata Baso Randy.

Menurutnya, mempertahankan penghargaan selama tiga tahun berturut-turut bukan perkara mudah. Konsistensi kualitas, cita rasa, pelayanan, hingga kemampuan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen menjadi bagian yang terus diperhatikan.
“Semoga dengan penghargaan ini kami semakin konsisten menjaga kualitas, mempertahankan cita rasa, serta terus beradaptasi. Hal tersebut menjadi bagian penting agar kuliner lokal tetap memiliki tempat di tengah persaingan industri makanan dan minuman yang semakin dinamis,” ujarnya.
Saat ini, Roti Maros Sanggalea telah memiliki enam cabang yang tersebar di Kabupaten Maros, Wajo, dan Gowa.
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Roti Maros Sanggalea dalam membawa kuliner khas daerah agar tetap dikenal dan diterima masyarakat di tengah munculnya berbagai pilihan kuliner baru.

Baso Randy berharap pencapaian tersebut tidak membuat pihaknya berhenti berinovasi. Sebaliknya, penghargaan yang kembali diraih menjadi momentum untuk terus mempertahankan karakter produk sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan konsumen.
“Harapan kami, penghargaan ini menjadi momentum untuk terus mempertahankan karakter produk sekaligus mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen,” imbuhnya.
Bagi Randy, penghargaan MFC Award 2026 sekaligus pencapaian nomor satu selama tiga tahun berturut-turut menjadi bagian dari perjalanan mempertahankan kuliner khas daerah.
Capaian tersebut kata dia menjadi dorongan bagi Roti Maros Sanggalea untuk terus menjaga kualitas, mempertahankan cita rasa, meningkatkan pelayanan, serta beradaptasi dengan perkembangan industri kuliner.

“Dengan enam cabang yang kini tersebar di Maros, Wajo, dan Gowa, Roti Maros Sanggalea terus membawa karakter kuliner khas Maros agar semakin dikenal oleh masyarakat luas,” imbuhnya.
MFC Award Apresiasi Pilihan Konsumen
Sementara itu, CEO TERKINI.ID sekaligus inisiator Makassar Most Favorite Culinary, Adhi Santoso, mengatakan MFC Award merupakan ruang apresiasi bagi pelaku usaha kuliner yang turut memberikan warna terhadap perkembangan industri kuliner di Makassar.
Ajang yang digagas media Makassar Terkini–TERKINI.ID tersebut telah berlangsung secara konsisten sejak 2010.
“Makassar Most Favorite Culinary Award merupakan ajang penghargaan bagi pelaku usaha kuliner yang telah memberikan warna dan keunikan tersendiri bagi Kota Makassar,” ujar Adhi.
Menurut Adhi, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kreativitas, dan konsistensi para pelaku usaha dalam mengembangkan produk kuliner.

“Para pelaku kuliner telah memberi warna dan keunikan tersendiri bagi Kota Makassar. Penghargaan ini adalah validasi atas kerja keras, dedikasi, dan kreativitas mereka,” jelasnya.
Adhi menjelaskan, proses penilaian MFC Award dilakukan melalui survei selama tiga bulan dengan melibatkan 300 responden warga Makassar.
Hasil survei tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan brand dan pelaku kuliner yang mendapatkan apresiasi dalam MFC Award 2026.

Ia mengatakan, keberadaan pelaku kuliner lokal memiliki peran penting dalam membangun karakter kuliner Makassar. Kuliner tidak hanya menjadi produk yang dikonsumsi masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan identitas daerah dan aktivitas ekonomi.
Adhi juga mendorong para penerima penghargaan untuk memanfaatkan pencapaian tersebut dalam berbagai aktivitas promosi, baik melalui outlet, kemasan, media promosi maupun platform digital.
“Logo MFC Award bukan hanya simbol, tetapi juga pengakuan masyarakat terhadap kualitas kuliner yang dipilih,”pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
