Tim Hukum ADAMA Resmi Laporkan Sekcam Ujung Tanah dan Dirut PD Terminal ke Bawaslu

Terkini.id, Makassar – Tim hukum Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi, Ahmad Rianto resmi melaporkan Sekretaris Camat (Sekcam) Ujung Tanah Andi Syaiful ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar. 

Selain Sekertaris Camat Ujung Tanah, tim hukum ADAMA juga melaporkan Direktur Utama PD Terminal Makassar Raya, Arsoni.

Mereka dilaporkan ihwal netralitas Aparat Sipil Negara lantaran dinilai ikut dalam kontestasi politik di Makassar.

Ahmad mengatakan pokok laporan ke Bawaslu Makassar yakni mempertanyakan
sejauh mana progress penelusuran keterlibatan Sekcam Ujung Tanah dalam membantu salah satu paslon di Pilwali Makassar.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Kami juga mempertanyakan soal keterlibatan Arsoni (Dirut PD Terminal) ketika mengkampanyekan paslon nomor urut 3 Syamsu Rizal MI-dr Fadli Ananda,” ujar Ahmad Rianto, Jumat, 6 November 2020.

Baca Juga: Jelang Rapat Paripurna Sambut Danny-Fatma, Lalu Lintas Terpantau Padat

Berdasarkan rekaman yang beredar luas, mereka disinyalir telah menyusun agenda  untuk memenangkan salah satu calon kontestan Pilkada Makassar. 

Menurut Ahmad, keterlibatan keduanya dalam kontestasi politik didukung sejumlah bukti rekaman suara yang mengarahkan pemilih agar mendukung salah satu Paslon.

“Kami berharap Bawaslu dapat melakukan pekerjaan serius karena berkaitan dengan netralitas ASN. Saya kira apa yang dilakukan Sekcam bisa jadi atas instruksi atasan,” pungkasnya.

Baca Juga: Sambut Danny-Fatma, DPRD Makassar Bakal Gelar Rapat Paripurna

Padahal, kualitas demokrasi di dalam penyelenggaraan pilkada turut dipengaruhi oleh sejauh mana ASN dapat menjaga netralitasnya.

Persoalannya, ASN justru kerap kurang dapat menjaga netralitas mereka di dalam kontestasi politik dengan berbagai alasan.

Akibatnya, demokrasi yang berkualitas yang diharapkan dapat tercipta melalui sebuah proses kontestasi, berpotensi tercoreng.

Bagikan