Ketua Bawaslu Sulsel Mendorong Pencegahan Pemilih Ganda pada Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Sulsel Mendorong Pencegahan Pemilih Ganda pada Pemilu 2024

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel), Mardiana Rusli menyampaikan pentingnya langkah pencegahan untuk menghindari hal-hal yang merugikan dan menjamin kesuksesan Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan pada Workshop Peliputan Pemilu di Makassar, Sulsel, Jumat 28 Juli 2023.

Mardiana Rusli juga menyoroti masalah terkait coklit (Pencocokan dan penelitian) terhadap satu orang bisa terjadi pada dua tempat, dan mengingatkan agar Bawaslu tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga melakukan tindakan pencegahan.

“Seperti yang tertuang pada Pasal 19, yang mengatur bahwa coklit (Pencocokan dan penelitian) terhadap satu orang isa terjadi pada dua tempat,” kata Mardiana.

Sementara itu, Komisioner KPU Sulsel Divisi Hukum, Upi Astuti menambahkan, keyakinannya dalam menghadapi Pemilu 2024 yang bersih dari pemilih ganda.

Baca Juga

Meskipun ada pasal yang mengakomodasi hal itu dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2022. 

Upi Astuti menekankan pentingnya pemutakhiran data pemilih untuk memastikan daftar pemilih tetap (DPT) secara nasional.

“Tapi meski tidak ada regulasi yang membahas tentang pemilih ganda, tapi yakin kita sedang menuju daftar pemilih bersih. Karena ke depan, setelah KPU menetapkan DPT secara nasional, dan itu berjalan baik, pasti tetap dalam pengawasan,” tegas Upi.

Pemilu 2024 akan melibatkan total 204.807.222 pemilih dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, dengan Sulsel menyumbang sebanyak 6.670.582 pemilih dalam DPT tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.