Terkini.id — Demi meningkat produksi sutera di Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel jajaki kerjasama dengan India.
Kepada Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat menawarkan pengembangan sutera. Karena Sulsel khususnya Kabupaten Wajo, merupakan daerah penghasil sutera, demikian juga dengan India.
“India terkenal dengan silknya. Kita ingin, proses tradisional untuk sutera itu akan kita pertahankan. Tetapi, kita harus meningkatkan dengan produksi yang lebih besar,” kata Nurdin Abdullah.
Sementara, Pradeep menilai industri sutra dapat berkembang dengan baik di Sulsel, karena memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Kerjasama lainnya bisa dikembangkan.
“Banyak kesempatan untuk kami bisa bekerjasama dengan pengusaha dan penduduk Sulawesi Selatan. Selain itu, juga punya tradisi tentang sutera yang kuat,” ujarnya.
- Wakil Gubernur Sulsel Perkuat Sinergi Pemprov dan BKKBN Percepat Penurunan Stunting
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Indonesia, khususnya Wajo dan India, adalah daerah yang sama-sama memiliki tradisi sutera yang kuat. Sehingga, perdagangan sutera Wajo dapat terhubung dengan perdagangan sutera India.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
