Tinjau Paket Bansos di Panaikang, Wali Kota Makassar: Minggu Ini Sudah Harus Jalan

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan menargetkan penyaluran paket bantuan sosial dimulai pekan ini. Sebanyak 100 ribu paket  bakal disalurkan kepada masyarakat. 

Satu paket sembako berisi 10 kg beras, 2 liter minyak, 2 kg gula, dan Indomie 15 bungkus.

“Minggu ini sudah harus jalan, tinggal kita susun teknis penyalurannya,” kata Danny Pomanto, Senin, 23 Agustus 2021.

Baca Juga: Soal Mafia Tanah, 80 Persen Kasus Perdata PN Makassar Didominasi...

Hal itu ia sampaikan saat meninjau ketersediaan paket bantuan sosial di Gudang Bulog Panaikang, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat ini, Danny mengatakan sudah ada 70.488 paket yang tersedia. Ia mengatakan masih ada 30.000 penerima bansos yang belum terverfikasi.

Baca Juga: Pro Kontra Penggunaan GeNose C-19 bagi Pelajar di Makassar

“Bantuannya pun seperti itu,” kata Danny.

Danny pun memastikan kualitas paket bansos yang bakal dibagikan adalah kualitas terbaik. 

“Kualitasnya bagus sekali, berasnya premium, dan alhamdulillah berat sekali, jadi banyak yang bisa dibagikan ke rakyat,” jelasnya.

Baca Juga: Pro Kontra Penggunaan GeNose C-19 bagi Pelajar di Makassar

Saat ini pihaknya sedang menyusun proses penyaluran paket sembako tersebut sebelum disalurkan.

“Kami akan susun proses penyalurannya, jangan sampai macet di kecamatan atau kelurahan. Saya segera kordinasikan dulu. Minggu sudah harus jalan karena paketnya siap, cuma cara pengangkutannya ini, itu perlu diatur dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Sulselbar, Eko Pranoto mengatakan, pihaknya diberi kepercayaan untuk menyiapkan 40 ribu paket sembako, mulai dari beras, minyak goreng, dan gula.

“Kemarin kami bekerjasama dengan Pemkot untuk bantuan Covid-19, kami kebetulan ditunjuk untuk menyiapkan 40 ribu paket, termasuk beras juga,” kata Eko.

“Untuk yang lainnya kami punya sendiri, gula dari blora jawa tengah, minyak juga kita punya sendiri, hanya mie instan yang produk non Bulog,” sambungnya kemudian.

Menyoal anggaran, Eko mengatakan jika dana yang diambil dari APBD Makassar.

“Ini untuk lokal Makassar, jadi anggarannya bukan dari APBN, dan dipercayakan ke kami sebanyak 40 ribu paket,” tutupnya.

Selain Bulog, ada dua penyalur yang juga ikut andil dalam penyiapan paket sembako ini, yaitu PT Bertani dan Toko Benteng Mas.

Bagikan