Terkini.id, Gowa – Melanjutkan kampanye di Pulau Sulawesi, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan bersafari di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu Minggu 31 Maret 2019.
Kabupaten Gowa adalah daerah penyangga Kota Makassar. Mengandalkan sektor pertanian bagi perekonomian rakyatnya.
“Industri agro menguasai jumlah perusahaan dan tenaga kerja di Gowa, jumlahnya hampir 60 persen,” ujar Abdul Kadir Karding, Koordinator Tim Advance Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Sabtu 30 Maret 2019.
Menurut Karding, Jokowi memahami bahwa Kabupaten Gowa membutuhkan sistem pengairan lahan yang stabil dan tidak boleh kekeringan ketika musim kemarau melanda.
Pembangunan Bendungan Karalloe yang dimulai sejak 2013 sempat mandeg beberapa tahun hingga akhirnya dipercepat.
“Ditargetkan rampung tahun 2020,” lanjut Karding.
Bendungan yang terletak di Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu ini memiliki kapasitas sekitar 40 juta kubik dan dapat mengairi lahan irigasi seluas 7.000 hektare.
Sementara itu, Bendungan Jenelata dibangun berdasar kebutuhan mendesak untuk mengurangi dampak banjir dan longsor.
“Bendungan ini bukan hanya akan memasok air, tetapi juga mencegah bencana seperti banjir dan longsor serta menghasilkan listrik,” imbuh Karding.
Jika telah selesai, Bendungan Jenelata akan menampung 246 juta kubik air dan mengairi 22 ribu hektare lahan.
Diharapkan, sektor pertanian Kabupaten Gowa bisa lebih maju dengan adanya pasokan air yang stabil dan banjir yang lebih teratasi.
“Pak Jokowi memprioritaskan pembangunan infrastruktur semata-mata untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tutup Karding.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
