Terkini.id, Makassar – Dinas Sosial Kota Makassar merazia anak jalanan yang berkeliaran di perempatan jalan di sejumlah ruas. Mereka berkedok menjual tisu kepada pengendara yang lewat.
Penjelasan itu disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kota Makassar, Ade Ismar Gobel saat melakukan razia di sejumlah ruas protokol, Sabtu 15 Juni 2019.
“Kami mengamankan sekitar 8 anak jalanan, rata-rata berkedok meminta-minta dan menjual tissu diperempatan traffic light begitu juga di bawah jembatan fly over dan seputaran simpang bandara Maros-Makassar,” kata dia.
Tim Patroli gabungan dari Dinsos Makassar ( TRC Saribattang ), Kepolisian, dan Satpol PP, juga menemukan ada anak jalanan yang terindikasi mabuk akibat menghirup lem.
Terkait kasus seperti ini, kata Ismar, pihaknya akan bekerja sama dengan YKP2N ( Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan) untuk melakukan penanganan.
Selama bulan Ramadhan, anak Jalanan di Makassar lebih banyak beraktifitas pada malam hari, dan rerata mereka berasal dari luar Kota Makassar.
“Kami ketahui setelah melakukan assestmen pascarazia. Selain anak jalanan, Dinsos juga mengelar rasia PSK, Waria dan pasangan mesum yang berbuat tak senonoh di rumah kos selama ramadhan,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
