Penerima PKH dapat Teror, Iskandar Lewa : Lapor Polisi

Pkh makassar
Polrestabes Makassar menangkap pendamping PKH yang diduga memotong dana PKH warga miskin

Terkini.id, Makassar – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Iskandar Lewa menghimbau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tidak takut dengan teror atau terpengaruh dengan intervensi dari oknum pendamping PKH yang tidak bertanggung jawab.

Himbauan tersebut disampaikan Iskandar setelah beredar kabar sejumlah oknum mencoba memprovokasi penerima manfaat. Agar tidak memberikan informasi terkait pemotongan dana PKH.

Ancaman yang diterima antara lain warga disebut tidak akan didata sebagai penerima manfaat untuk periode berikutnya. Jika berani memberi informasi.

“Pendamping tidak punya kewenangan menentukan warga yang berhak menerima program PKH, apalagi memutuskan hak penerima. Sekali lagi pendamping tidak punya kewenangan, ” tegas Iskandar, Jumat 8 Maret 2019.

Dinas Sosial ditugaskan mengawasi penyaluran bantuan untuk warga miskin. Jika ada warga yang merasa dirugikan dengan aksi pendamping, lskandar minta segera laporkan kepada polisi.

Iskandar menyampaikan, dengan terungkapnya kasus pemotongan dana PKH di Kota Makassar, Kementerian Sosial akan turun langsung melakukan investigasi.

“Investigasi langsung ke lapangan,” kata Iskandar.

Dinas Sosial telah mendata sejumlah pendamping yang diduga tidak amanah. Bekerja sama dengan polisi, satu pendamping telah ditangkap. Akan dikenakan pasal korupsi. Karena memotong jumlah dana warga penerima manfaat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini