Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari terakhir, kasus polisi tembak polisi kian menjadi sorotan publik lantaran kasus ini disebutkan memiliki banyak kejanggalan.
Lantas hal itu pula, Anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan mempertanyakan transparansi kepolisian dalam mengungkap kasus baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jakarta Selatan.
Sebab, Trimedya menganggap polisi tidak mau membuka hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus yang melibatkan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan Bharada E tersebut.
“Kan, enggak pernah dikasih tahu olah TKP seperti apa,” kata legislator Fraksi PDI Perjuangan.
Trimedya juga merasa polisi tidak mau terbuka tentang barang bukti dari kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J itu.
- Polisi Tembak Polisi Kembali Terjadi, Aipda Ahmad Karnain Tewas
- Dugaan Motif Polisi Tembak Polisi di Lampung: Belum Bayar Arisan
- Sadis! Sebelum Penembakan, Brigadir J Berlutut dan Dijambak Oleh Ferdy Sambo
- Nicho Silalahi: Giliran Polisi Tembak Polisi Seantero Negeri Bersuara Tapi Polisi Hajar Demonstran Korban Kalian Bully
- Nicho Silalahi Soroti Polisi Tembak Polisi, Sebut Seantero Negeri Bersuara: Giliran Polisi Hajar Demonstran Korban Kalian Bully
Misalnya, polisi tidak mau mengungkap foto senjata hingga proyektil dari kasus baku tembak.
Langkah itu, kata dia, berbeda saat polisi mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang mau terbuka memamerkan barang bukti.
“Ini sampai kini enggak dikasih tahu senjatanya, enggak diperlihatkan, kan,” ujar Trimedya.
Namun, pendiri Serikat Pengacara Indonesia (SPI) itu masih percaya kepolisian mau terbuka mengungkap kasus baku tembak.
Terlebih lagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membentuk tim khusus (Timsus) demi menuntaskan kasus tersebut.
“Kami masih punya keyakinan itu Pak Sigit sebagai Kapolri tidak mau kasus ini merusak citra kepolisian. Kami meyakini itu, tinggal kita kawal bersama,” ujar Trimedya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
