Dia mengatakan, keputusannya untuk mundur dari PSI didasari sejumlah pertimbangan pribadi. Dia mengaku ingin memulai perjalanan baru di luar jalur partai politik. Terutama dalam memperjuangkan isu-isu perempuan.
Menurut Tsamara, keputusannya untuk mundur bukan untuk mengecilkan peran partai politik. Hanya saja, dia mengaku saat ini membutuhkan jalur di luar partai.
“Saya tetap percaya sebagaimana saat dulu saya bergabung psi, politik dan partai adalah salah satu jalan paling masuk akal membawa perubahan dalam skala besar,” kata dia.
Hanya saja, saya membutuhkan eksplorasi di luar ranah parpol, setidaknya, untuk saat ini,” lanjut Tsamara.
Diketahui sebelumnya bahwa nama Tsamara Amany mulai familiar di kalangan publik sejak terjun ke dunia politik bersama PSI pada pemilu periode lalu. Tsamara kala itu menjabat sebagai Ketua DPP PSI.
- Tsamara Amany Komentari Rencana Pemprov DKI Pindahkan Lokasi Citayam Fashion Week
- Tsamara Amany Puji Anies Baswedan, Netizen: Selamat Datang Akal Sehat
- PSI Sebut Anies dan Tsamara Amany Bukan Orang Yaman
- Grace Natalie Bersaksi Tsamara Amany Bukan Kadrun, Said Didu: Kriteria Kadrun Menurut Mereka Apa sih?
- Pengamat Soroti Kinerja Giring Ganesha: Strategi PSI Selalu Serang Anies, daripada Bangun Basis Suara!
Belakangan, Tsamara lebih banyak menghabiskan waktunya di Amerika Serikat sejak berkuliah di New York University. Dia menjalani studi master melalui beasiswa Fulbright di bidang Public Policy & Media Studies.
Tsamara Amany juga tercatat pernah menjadi saksi dalam uji materi syarat calon independen dan turut mengajukan revisi UU Pilkada berkaitan dengan calon independen.
Dalam hal ini, Tsamara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina PSI Jeffrie Geovanie. Dia menyebut Jeffrie sebagai pribadi yang selalu mengajarinya dalam berpolitik.
Ia juga mengucapkan hal yang sama kepada Wakil Ketua Dewan Pembina PSI sekaligus mantan Ketum PSI Grace Natalie. Selain itu, dia menyebut nama mantan Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan para kader lainnya.
“Terima kasih untuk Sis Grace Natalie dan Bro Raja Juli Antoni, yang bukan hanya jadi ketum dan sekjen selama saya di PSI, tapi teman dan juga keluarga selama saya berada di partai ini. Terima kasih seluruh DPP PSI utamanya, Sis Isyana, Bro Chandra, Sis Danik, Sis Maya, dan Sis Dila,” ucapnya.
Kemudian, Tsamara juga menyampaikan beberapa hal kepada Ketum PSI saat ini Giring Ganesha dan Sekjen PSI Dea Tunggaesti. Dia berharap keduanya bisa membawa PSI di Pemilu 2024.
“Saya juga ingin ucapkan terima kasih dan doa terbaik saya untuk Bro Giring dan Sis Dea sebagai Ketum dan Sekjen PSI saat ini, agar nanti mampu mengemban amanah dan Insyaallah menyukseskan PSI pada Pemilu 2024 nantinya,” ujarnya.
“Saya mohon maaf jika selama menjadi Ketua DPP PSI saya belum sempurna, tapi saya bangga pernah berjuang bersama teman-teman PSI semuanya, doa terbaik saya selalu mengiringi PSI dan berharap dalam Pemilu 2024 nanti saya bisa lihat wajah-wajah PSI dalam DPR,” imbuhnya.
Berita keluarnya Tsamara ini menuai banyak komentar dari publik. Sebagian beranggapan ada alasan lain dari apa yang telah dinyatakan oleh pihak bersangkutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
