Terkini.id, Jakarta – Seorang netizen di media sosial melontarkan tuduhan keras kepada Puan Maharani. Ia menyebut politisi PDIP itu sebagai koruptor yang menjabat Ketua DPR RI.
Netizen pengguna Instagram Politik_rakyat tersebut menuduh Puan Maharani sebagai koruptor yang terlibat kasus korupsi KTP elektronik bersama Setya Novanto.
Foto tangkapan layar netizen yang menuduh Puan Maharani itu sontak viral di media sosial usai dibagikan pengguna Twitter Ryorossi4689, seperti dilihat pada Jumat 30 Juli 2021.
Dilihat dari tangkapan layar postingan Politik_rakyat tersebut, tampak gambar berisi foto Puan Maharani dan sebuah screen shoot pemberitaan terkait kasus korupsi E-KTP yang menyeret Setya Novanto.
Sementara dalam narasi gambar tersebut, tertulis kalimat ‘Pertama di Indonesia Koruptor Menjabat Jadi Ketua DPR!’.
- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
Adapun dalam narasi postingannya, netizen Politik_rakyat menyebut pengakuan Setya Novanto dalam kasus korupsi E-KTP itu.
“Menurut pengakuan Setya Novanto tersangka korupsi E-KTP, Puan Maharani juga terima uang E-KTP sebesar 500 Dolar Amerika,” tulis netizen itu di narasi postingannya.
Ia pun mengaku heran, mengapa Puan yang disebutnya merupakan satu komplotan koruptor bisa menjadi ketua DPR RI.
“Satu komplotan koruptor kenapa bisa jadi Ketua DPR?,” tutur netizen Politik_rakyat.
Ia pun tak habis pikir, Indonesia akan jadi seperti apa ke depannya jika koruptor seperti Puan Maharani malah bisa menjabat jadi ketua lembaga tinggi negara.
“Mau jadi apa negeri ini jika koruptor saja bisa menjabat jadi Ketua DPR!,” tulisnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
