Terkini.id, Makassar – Sampah yang berserakan di Ruas Jalan Tun Abdul Razak-Hertasning, Kota Makassar, dijadikan sebagai tempat pembuangan oleh warga setempat.
Kian hari tumpukan sampah makin bertambah dan merambak ke batas jalan. Hal itu membuat aktivitas pengendara terganggu karena bau yang sangat menyengat.
Meskipun seringkali mobil pengangut sampah membersihkan, namun kurangnya kesadaran warga setempat belum ada.
Salah seorang pengendara motor menilai tumpukan sampaj itu tidak elok dipandang terlebih lagi bau yang menyengat menganggu pengendara motor, mobil dan juga pejalan kaki.
‘’Sangat disayangkan, tidak bagus dilihat ada tumpukan sampah, bauna juga astaga ditutup mami hidungka kalo lewatki, sessajki. Tidak adana ji larangan kapang dibuang disitu,’’ ungkap salah seorang pengendara, Husnul, saat dimintai pendapatnya di lokasi, Senin 19 Desember 2022.
- Kurangi Beban TPA, Pemkot Makassar Targetkan Pengolahan Sampah di Setiap Kelurahan
- Produksi Sampah Makassar 800 Ton per Hari, Pemkot Siapkan Sistem Pengelolaan Baru
- Pemkot Makassar Percepat PSEL dan Transformasi TPA ke Sanitary Landfill
- Dorong Pengelolaan Sampah Organik, Yeni Rahman Serahkan Maggot BSF ke TPS3R Mariso
- Yeni Rahman di Garis Depan Perang Melawan Sampah Kota
Kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak adanya larangan untuk untuk membuang sampah di sekitar Jalan Tun Abdul Razak-Hertasing, ditenggarai jadi penyebab masih banyaknya sampah berserakan di sekitar lokasi itu.
Selain sampah, banyaknya pengumpul barang bekas yang berkumpul dan memilah sampah untuk dijual kembali juga menganggu pengendara karena dianggap tidak tertib lantaran mereka menjemur hasil pulungan mereka itu di jalanan.
Citizen Reporter : Antik Puspita Sari (Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Makassar)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
