Yeni Rahman di Garis Depan Perang Melawan Sampah Kota

Yeni Rahman di Garis Depan Perang Melawan Sampah Kota

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar – Di tengah persoalan akut sampah kota dan kelelahan infrastruktur lingkungan, suara seorang legislator perempuan bergema dari lorong-lorong padat di Mariso.

Yeni Rahman, anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, turun langsung menyapa warga, bukan untuk berkampanye, melainkan untuk menyemai kesadaran bahwa urusan sampah tak bisa terus dibebankan ke negara.

Sabtu, 5 Juli 2025, ia hadir di Wisma Latobang, RW 04 Kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, dalam kegiatan sosialisasi bertajuk BSF Farm Urban: Optimalisasi Biokonversi Sampah Dapur Menjadi Protein Hewani untuk Pertanian Perkotaan.

Program ini merupakan inisiatif tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indonesia Timur (UIT) yang menggandeng kelompok perempuan BSU Sipanaikang Dalle.

Alih-alih duduk di barisan undangan, Yeni berdiri di tengah-tengah warga. Ia menyentuh persoalan dari akar: 1.500 ton sampah per hari yang menumpuk di TPA Tamangapa, di mana 60–70 persennya adalah limbah organik rumah tangga.

Baca Juga

“Kalau kita bisa tangani dari rumah, dari dapur, maka itu akan berdampak besar,” ujarnya. Baginya, pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan atau estetika kota, tapi soal keadilan ekologis dan kesadaran spiritual.

Dari Laboratorium ke Lorong Kota

Bagi Yeni, pertemuannya dengan teknologiBlack Soldier Fly (BSF)bukan hal yang asing. Ia adalah alumnusBiologi Universitas Hasanuddin, yang semasa kuliah terbiasa berkutat di laboratorium dan praktik lapangan.

“Setiap saat kami masuk lab meneliti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Penelitian saya juga dulu mengidentifikasi mikroorganisme dalam lalat rumah (Musca domestica),” kenangnya.

Karena itu, saat melihat warga belajar budidaya larva BSF—yang secara biologis satu famili dengan lalat rumah—ia merasa seperti kembali ke masa awal akademiknya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.