Tunggakan BPJS Kesehatan Menumpuk? Jangan Khawatir, Ini Cara Menyicilnya

Terkni.id, Jakarta – Saat ini beredar unggahan di sosmed TikTok terkait dengan tunggakan BPJS yang menumpuk dari salah satu pengguna aplikasi tersebut.

Unggahan tersebut diposting langsung oleh pemilik akun yang bernama @tanianeiathanita terkait tagihan tunggakan BPJS sebanyak Rp7 juta.

Berkaitan dengan unggahan yang diposting tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas memberikan tanggapan.

Baca Juga: Ketahui : 21 Penyakit dan Layanan Kesehatan yang Tidak Ditanggung...

“Ini ada mekanisme rencana pembayaran bertahap yang bisa dimanfaatkan oleh peserta,” ujar Iqbal pada tanggal 18 Mei 2022 dan dilansir melalui Kompas.com pada hari Jumat 20 Mei 2022.

Memang benar jika nantinya ada rencana sebuah program yang dinamakan program Rehab untuk dimanfaatkan masyarakat menyicil tunggakan tersebut.

Mengenal Program Rehab BPJS

Baca Juga: Singgung Wacana Perubahan Iuran BPJS Kesehatan, Said Didu: Bubarkan Saja...

Program Rehab BPJS adalah sebuah program yang dirancang untuk memungkinkan peserta membayar tunggakan dengan cara menyicil setiap bulan.

Sembari membayar cicilan tunggakan tersebut, peserta juga dapat membayar iuran bulanan dari kartu BPJS ini.

Awal peluncuran dari program Rehab ini dimulai sejak bulan Desember 2021 lalu. Tujuannya agar penungga bisa mengaktifkan kembali kepesertannya.

Cara Ikut Program Rehab Untuk Menyicil Tunggakan BPJS Kesehatan

Baca Juga: Singgung Wacana Perubahan Iuran BPJS Kesehatan, Said Didu: Bubarkan Saja...

Peserta bisa membayar tunggakan tersebut dengan cara menyicil setelah mengikuti program Rehab. Adapun caranya sebagai berikut:

  • Unduh aplikasi Mobile JKN di smartphone.
  • Setelah aplikasi terbuka, langsung pilih menu “Program Rehab”.
  • Masukkan data diri yang diperlukan.
  • Lalu, setujui semua persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan.
  • Setujui pula hasil simulasi program Rehab yang ditampilkan.
  • Perubahan tagihan iuran akan dibayar secara otomatis berdasarkan besaran simulasi.
  • Bayar tagihan iuran berdasarkan nominal yang ditampilkan.
  • Lakukan pembayaran melalui metode pembayaran yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
  • Melakukan pendaftaran sampai tanggal 28 bulan berjalan kecuali bulan Februari yang dilakukan tanggal 27.
  • Peserta yang sudah terdaftar dengan status autodebit, secara otomatis tagihan yang dimiliki akan terkoneksi dengan tagihan autodebit .

Cara tersebut dapat dilakukan untuk melakukan cicilan tagihan iuran BPJS Kesehatan yang menumpuk setiap bulannya.

Hal ini tentu memudahkan peserta agar dapat mengaktifkan kembali kepesertaan yang iurannya menunggak.

Bagikan