Terkini.id, Jakarta – Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad yang akrab disapa UAS menyebut bahwa cadar tak wajib dipakai oleh perempuan muslimah.
Hal itu disampaikan UAS dalam sebuah video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Taufiq TV.
Dilihat dari videonya tersebut, Jumat 29 Januari 2021, Ustadz Abdul Somad awalnya membacakan sejumlah pertanyaan dari jamaahnya yang tertulis di secarik kertas.
Ia pun membacakan pertanyaan dari satu jamaah yang bertanya terkait hukum mengenakan cadar bagi wanita muslim.
“Ada syekh di Riyadh, Saudi Arabia yang mengatakan cadar itu wajib. Sedangkan Syekh Albani mengatakan cadar itu tak wajib. Sesama ulama Salafi pun jangankan yang bermazhab Syafi’i tak sepakat tentang cadar itu wajib. Adapun ulama-ulama Al-Azhar Mesir mengatakan penggunaan cadar tak wajib,” kata UAS.
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
Dengan nada bercanda, UAS lantas mengatakan bahwa cadar sebenarnya juga bagus digunakan bagi gadis yang memiliki wajah bening dan cantik.
“Tapi kalau bercadar, bagus. Apalagi anak-anak gadis yang putih, bening, cantik, yang kalau minum kopi nampak di sini (menunjuk leher), nah itu bagus dia bercadar,” ungkapnya.
Mengutip Hops.id, UAS dalam video ceramahnya itu juga mengaku heran mengapa sampai saat ini banyak orang yang tak bercadar malah mengejek orang yang bercadar dan begitu pun sebaliknya.
“Mengapa kalau ada (perempuan) yang bercadar diejek? Kenapa diolok-olok? Tapi giliran (lihat) perempuan pakai rok pendek, diam. Berarti setan. (Kalian) yang bercadar bagus, silakan. Tapi yang tidak bercadar tidak apa-apa,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Oleh karenanya, UAS meminta agar hal tersebut tidak lakukan oleh wanita muslimah. Sebab menurutnya, perempuan baik cadar maupun tidak bercadar sama-sama baik asalkan tidak keluar dari paham ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).
“Jangan antara yang bercadar dan tak bercadar saling mengejek. Kalau kalian yang bercadar mengejek yang tidak bercadar, dan kalian yang tidak bercadar mengejek yang bercadar, maka yang tertawa yang tak bercelana. Oleh sebab itu mari kita jaga, selagi masih tidak keluar dari ahlussunnah wal jamaah, jangan saling caci maki,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
