Terkini.id, Parepare – Menindaklanjuti adanya peraturan Wali Kota Makassar, terkait warga yang hendak keluar dan masuk Makassar harus memperlihatkan Surat Keterangan Bebas dari Virus Corona atau Covid-19, sesuai dengan hasil Pemeriksaan Rapid Test baik di Rumah Sakit, Klinik, atau tenaga kesehatan lainnya yang menyediakan perizinan tersebut.
Taufan Pawe menuturkan, dengan adanya kebijakan tersebut, maka kemudian pihaknya mengaku, perlu kemudian untuk memberikan kebijakan Kepada masyarakat Kota Parepare, untuk memudahkan layanan Pembuatan Suket Rapid Test ini, yang saat ini dipatok maksimal harganya mencapai Rp 100.000 oleh kementrian kesehatan RI.
Taufan menuturkan, jika pihaknya memberikan kebijakan kepada para Pelajar, Mahasiswa yang ingin mengambil suket Rapid test secara gratis di RSUD Andi Makkasau, karena hal yang mendesak atau ingin kembali melakukan pembelajaran sekolah diluar Kota Parepare, dilakukan tanpa pungutan biaya.
“Untuk Mahasiswa, Pelajar atau pendaftar yang hendak kuliah kita sementara membuka layanan rapid test gratis dan memberikan Suket untuk perjalanan keluar Kota secara gratis, hal itu agar tidak membebani warga yang hendak melakukan perjalanan karena persoalan pendidikan,” katanya.
Taufan menuturkan, jika untuk kebutuhan lainnya, misalnya karena hanya ingin jalan-jalan atau pekerjaan Bisnis, atau kebutuhan bisnis, atau Aktifitas warga lainnya pihaknya baru akan melakukan pengkajian melihat standar urgensi dari keterangan tersebut.
- Mentan RI dan Wali Kota Makassar Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
- Palang Jalan Seba-seba dan Catut Nama Adat, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
- BBM Langka Picu Macet Panjang, Elpiji 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Jeneponto Menjerit
- Pertamina Rekonfigurasi 12 SPBU di Makassar, Kapasitas Pertamax Dialihkan ke Pertalite
- Wabup Gowa Bersama Forkopimda Sambangi Warga Lewat Safari Subuh Kamtibmas
“Kita sampai saat ini belum ada peraturan daerah, ataupun peraturan Wali Kota terkait kebijakan tersebut, karena kita khawatirkan jangan sampai ini justru dimanfaatkan beberapa pihak untuk mengambil keuntungan, padahal kita mau Rapid Test gratis ini tepat sasaran, dan dipergunakan warga Parepare yang memang karena kondisi yang mendesak,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, untuk Rapid Test gratis juga selama ini berlangsung di RSUD Andi Makkasau, bagi warga yang dinyatakan pernah kontak atau keluarga dari Pasien terkonfirmasi, dalam rangka melakukan tracking atau tracing dalam penanganan Virus tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
