Usai Sambangi Bayi Gizi Buruk, Ketua PKK Jeneponto Bakal Lakukan Ini

Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan saat dikonfirmasi awak media

Terkini.id, Jeneponto – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jeneponto bakal berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk membahas pencegahan stunting dan gizi buruk.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan kepada terikini.id, usai mengikuti pembukaan Konferensi PGRI Jeneponto, Selasa, 28 Januari 2020.

“Kita ketahui santernya pemberitaan tentang kasus balita penderita gizi buruk di media sosial (medsos), sehingga kemarin, saya kunjungi balita penderita gizi buruk di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang untuk memastikan kondisi korban,” Kata Hj Hamsiah Iksan.

Menurutnya, empat orang bayi yang dirawat di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang (RS Latopas), namun hanya dua orang yang bayi yang gizi buruk.

“Empat orang yang sempat dirawat, tapi dua orang bukan penderita gizi buruk, bayi penderita gizi buruk sudah diberikan pelayanan intenstif di RS Latopas,” kata Hj Hamsiah Iksan.

Menarik untuk Anda:

Dengan ditemukannya bayi penderita gizi buruk, Ketua Dekranasda Jeneponto ini akan melakukan pertemuan dengan semua instansi terkait.

“Insya Allah dalam waktu dekat saya selaku Ketua TP PKK Jeneponto akan duduk bersama dengan semua pihak terkait, untuk membahas langkah-langkah pencegahan gizi buruk dan stunting,” ungkap Hj Hamsiah.

Ketua TP PKK Jeneponto, juga mengatakan, saat ini permasalahan gizi buruk menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua.

“Kita berharap masalah ini bisa teratasi dengan tentunya kita semua harus terlibat aktif untuk melakukan pencegahan terjadinya gizi buruk dan stunting,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Cleanup Day, Pemkab Jeneponto Dilaksanakan di Tujuh Kecamatan

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar