Makassar Terkini
Masuk

Usai Tommy, Jokowi Bakal Bongkar Aset Tutut Soeharto

Terkini.id, Jakarta – Melalui Satuan Petugas BLBI, Presiden Jokowi berhasil melakukan penyitaan sejumlah aset PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang tak kunjung membayar hutangnya pada negara.

Usai menyita aset Tommy Soeharto, target penagihan hutang selanjutnya ialah Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto.

Utang BLBI milik Tutut Soeharto muncul setelah pemerintah memberikan dana kepada 3 perusahaan miliknya yakni PT Citra Mataram Satriamarga, PT Marga Nurindo Bhakti, dan PT Citra Bhakti Margatama Persada.

Ketiga perusahaan tersebut memiliki utang ke negara masing-masing Rp 191,6 miliar, Rp 471,4 miliar, Rp 6,52 juta dollar AS, dan Rp 14,79 miliar.

Meski demikian, Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengatakan, Satgas BLBI belum bisa memberikan informasi mengenai rencana penyitaan aset milik Mbak Tutut.

“Semuanya kita sedang melaksanakan, tapi rencana-rencana itu tentunya tidak bisa kami sampaikan. Pada saatnya nanti Ketua Satgas pasti akan update mengenai apa-apa yang sudah dilaksanakan oleh Satgas,” kata Tri Wahyuningsih dalam konferensi pers virtual, Jumat 12 November 2021.

DJKN juga masih enggan merinci debitur atau obligor lain yang asetnya masuk dalam incaran Satgas BLBI untuk disita. Tri menjelaskan saat ini pemerintah masih fokus pada beberapa pengutang terlebih dulu.

“Untuk Satgas BLBI kita dibagi per pokja lalu ada pelaksana lain, juga ada khusus tanah dan sebagainya. Jadi kita bergerak secara bersama-sama melihat berkas untuk melihat permasalahan, untuk ke lapangan juga untuk mengeksekusi dan memproses,” sambungnya.

Terutama untuk aset Mbak Tutut, Tri Wahyuningsih menegaskan pihaknya tengah fokus bekerja dan belum bisa menjelaskan lebih detail tentang rencana satgas dalam menyita aset Mbak Tutut.

“Biarlah tim ini bekerja. Nanti kalau memang harus disampaikan kepada forum pasti akan disampaikan oleh Ketua Satgas,” pungkasnya.