Terkini.id, Bulukumba – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi untuk mengecek kesiapan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bulukumba, di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa 12 Januari 2021.
Kadis Kesehatan dr Wahyuni, menyampaikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan diawali para tenaga kesehatan. Rencananya, pemberian vaksin Covid-19 akan dilakukan pada awal Februari 2021 mendatang di 20 Puskesmas dan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba.
“Sebelum dilakukan pemberian vaksin Covid-19 terlebih dahulu dilakukan skrining atau penapisan terhadap status kesehatan yang bersangkutan,” ujat dr Wahyuni.
Terkait kesiapan, dr Wahyuni melanjutkan bahwa pihaknya sudah siap baik logistik, tempat vaksin (chain box) maupun tenaga vaksinator yang telah dilatih.
“Adapun jatah vaksin sebanyak 2.079 untuk Bulukumba yang saat ini sudah ada di Makassar sisa menunggu jadwal pengiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,” terangnya.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang memimpin pertemuan menginstruksikan agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang, termasuk upaya menjaga vaksin untuk nantinya agar tetap terjaga dalam suhu 2 sampai 8 derajat celsius.
“Ini penting menjadi perhatian, jangan sampai vaksin Covid-19 yang disuntikkan itu adalah vaksin yang sudah mati karena suhunya tidak terjaga,” bebernya.
Vaksinasi lanjutnya, bertujuan untuk mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
Masih kata orang nomor satu di Butta Panrita Lopi ini menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin, oleh karena MUI Pusat sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac itu halal dan suci.
Begitu pun juga BPOM telah mengumumkan pemberian izin darurat vaksin dan telah memenuhi standar keamanan yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
“Olehnya itu mari bersama-sama seluruh jajaran TNI/Polri, Ormas, Tomas, Tokoh agama, tokoh pemuda, LSM untuk memberikan penyadaran dan menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat secara luas agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung dengan sukses,”tutup pasangan Tomy Satria Yulianto ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
