Terkini.id, Jakarta – Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS) lewat media sosial miliknya membagikan video ceramah Menko Polhukam Mahfud MD soal keadilan.
Video tersebut dipostingnya usai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab resmi ditahan oleh aparat kepolisian.
Dilihat dari video yang diposting UAS, Selasa 15 Desember 2020, tampak Mahfud MD sedang berceramah di atas mimbar.
Mahfud dalam video itu tampak mengenakan peci hitam dan sorban putih.
Adapun keterangan dalam video itu tertulis “Keadilan Sebagai Pondasi Kokohnya Negara” dan tayang pada 31 Januari 2020.
- PLN Mobile Padel Competition 2026 'Smash Your Energy' Dimulai, Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
- Wabup Gowa Buka Kampoeng Eropa City Trail Run 2026, Didorong Jadi Kalender Event Tahunan Gowa
- PT Bumi Karsa Dorong Transformasi Digital Konstruksi lewat Penguatan Kompetensi BIM
- Momen UMKM Ekspor Lakukan Businesss Matching, KKI 2026 Catat Transksi Ratusan Miliar
- Menko Zulhas di Muktamar V Wahdah Islamiyah Ungkap Arah Ekonomi Prabowo: Mulai MBG Hingga Kopdes, Koreksi Pasar Bebas Menuju Swasembada Pangan
Dalam video ceramahnya, Mahfud MD mengatakan bahwa keadilan sudah disebutkan dalam kitab Alquran yakni pada Surat An-Nisa.
“Dalam Alquran Allah berfirman, kalau engkau bertahkim menegakkan hukum atau memerintah di antara sesama manusia, hendaknya kamu menegakkan hukum dengan adil,” ujar Mahfud dalam video ceramahnya tersebut.
Selain itu, Mahfud dalam ceramahnya juga menegaskan bahwa jika hukum diperlakukan tidak adil maka negara akan hancur.
“Artinya apa, ada orang menegakkan hukum dengan tidak adil. Kalau hukum diperlakukan begitu, orang kuat melakukan kejahatan tidak hukum, orang lemah berbuat salah langsung dihukum, negara akan hancur,” tegasnya.
Menanggapi video ceramahnya diposting UAS, Mahfud MD lewat Twitter menuliskan bahwa hal itu tidak masalah bagi dirinya. Menurutnya, dalil yang ia sampaikan tersebut berlaku bagi siapapun dan kapanpun.
“Tidak apa-apa, dalil itu berlaku bagi semua. Kan, UAS memposting ceramah saya bahwa ‘negara akan hancur kalau tidak adil’. Itu berlaku bagi siapa pun dan kapan pun,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
