Heboh Video Pilot Lion Air Aniaya Pegawai Hotel di Surabaya, Begini Kronologinya

Lion Air
Tangkapan layar video pemukulan Pilot Lion Air terhadap karyawan hotel di Surabaya. (foto: Facebook)

Terkini.id, Surabaya – Belum lama ini jagat media sosial dihebohkan dengan video rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian penganiayaan yang dilakukan seorang pilot maskapai Lion Air terhadap pegawai hotel di Surabaya.

Dalam rekaman video yang kini tengah viral di media sosial tersebut tertera tanggal kejadian yakni pada Selasa 30 April 2019, lalu.

Dihimpun dari berbagai sumber, pemukulan itu disebabkan lantaran sang pilot kurang puas terhadap pelayanan jasa penyetrikaan di Hotel La Lisa, Surabaya. Pilot itu menganggap seragam dinasnya yang disetrika oleh sang karyawan hotel kurang rapi.

Dalam cuplikan di video viral tersebut, terlihat sang pilot mendatangi meja resepsionis. Saat itu ada dua pegawai hotel yang berjaga. Pilot itu lantas marah-marah, lalu masuk ke dalam bagian kerja resepsionis.

Sambil membentangkan tangan dan menunjukkan seragam yang dikenakan, salah satu resepsionis terlihat seperti berusaha menjelaskan apa yang dikeluhkan oleh pilot Lion Air tersebut.

Namun, penjelasan si resepsionis tak diterima oleh sang pilot. Tak berselang berapa lama, pilot tersebut langsung menampar bagian wajah sang karyawan.

Kronologi kejadian

Lion Air
Tangkapan layar video pemukulan Pilot Lion Air terhadap karyawan Hotel La Lisa. (foto: Facebook)

Kejadian dalam video itu juga dibenarkan oleh General Manager Hotel La Lisa, Rahmi D Tris. Berdasarkan informasi Rahmi, diketahui pilot Lion Air tersebut berinisial AG.

Aksi pemukulan yang dilakukan AG, kata Rahmi, terjadi pada 30 April 2019. Korban yang dianiaya merupakan pegawai hotel yang dikelolanya, berinisial R.

“Pemukulan memang benar terjadi di La Lisa pada 30 April 2019, peristiwanya jam 05.25 pagi. Penyebabnya adalah pihak Captain (AG) merasa pakaian yang sudah dilaundry dianggap tidak rapi, tidak disetrika,” kata Rahmi, dikutip dari Viva.co.id, Jumat 3 Mei 2019.

Rahmi menjelaskan kronologis kejadian. Saat itu, kata dia, korban R menjelaskan kepada AG bahwa bajunya sudah disetrika setelah dicuci.

“Tiba-tiba ditampar (korban). Enggak ada problem lain, sebenarnya. Saya sudah kirimkan surat teguran keras kepada Lion Air, pihak Lion Air juga kooperatif dan sudah berikan tanggapan,” kata Rahmi.

Diketahui, maskapai Lion Air dan Hotel La Lisa Surabaya terikat kontrak. La Lisa ditunjuk oleh maskapai Lion sebagai hotel untuk akomodasi krunya di Surabaya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bisnis

Fuso Kembali Pimpin Penjualan Truk di Sulselbar

Terkini.id, Makassar -- Pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Sulawesi Selatan membuat bisnis penjualan kendaraan truk meningkat.General Manager Operation Officer PT Bosowa Berlian Motor (BBM),