Video Viral, Calon Anggota TNI Sebut PKI Dipakai Soeharto untuk Jadi Presiden

Terkini.id, Jakarta – Video seorang calon anggota TNI mengikuti tes masuk menjadi heboh di media sosial.

Hal itu lantaran calon TNI tersebut menuding Soeharto di balik gerakan pemberontakan PKI saat mengikuti tes wawancara.

Dalam wawancara tes masuk TNI itu, calon tentara menyampaikan jawaban yang mengejutkan dan menghebohkan banyak pihak.

Calon TNI tersebut ditanya pertanyaan seputar Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Remaja itu menguraikan PKI merupakan kambing hitam dari orde militer penyokong Orde Baru yang dijalankan oleh mantan Presiden Soeharto.

Menarik untuk Anda:

Menurutnya, PKI dipakai Soeharto untuk meraih kekuasaan dan terbukti berhasil, penguasa Orde Baru tersebut menjadi orang nomor satu di Indonesia selama 32 tahun. Soeharto menurut dia adalah dalang PKI.

“Otomatis pikiran saya Soeharto haus akan kekuasaan. Jadi dalang dari PKI adalah Soeharto. PKI sama sekali bukan musuh tentara,” ujar pria tersebut saat menjawab pertanyaan penguji terkait partai komunis tersebut.

Jawaban calon TNI itu pun menjadi bahasan heboh dari warganet yang membanjiri komentar postingan video dari akun Twitter @Cobeh09. Video tersebut tak detail kapan dan di mana, tak ada informasi sejauh ini.

Ragam komentar warganet, ada yang menuding sang calon TNI tersebut telah terpapar oleh pemutarbalikan sejarah propaganda narasi pendukung PKI. Namun ada pula warganet yang menduga ada keanehan dengan potongan video tersebut.

Pengguna Twitter dengan nama akun @Resof85 berkomentar atas video tersebut, ada dua kemungkinan. Pertama, kemungkinan sang calon TNI sudah terdoktrin berita sesat atau propaganda dan pemutar balikan fakta sejarah oleh eks turunan PKI. Kemungkinan kedua, ada semacam rekaan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ditetapkan Tersangka, Ini Alasan Apollinaris Darmawan Hina Agama Islam

Viral Logo HUT RI ke-75 Disebut Mirip Simbol Salib, Ini Tanggapan Pemerintah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar