Video Viral: Polisi Tangkap 45 Pekerja karena Keroyok 3 Anggota TNI

Terkini.id, Jambi – Sekelompok orang yang yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari (SMB) merusak Kantor PT WKS di Distrik Delapan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Bukan cuma itu, puluhan pekerja tersebut menganiaya tiga orang anggota TNI.

Dalam video yang beredar, Kamis 18 Juli kemarin, salah satu anggota TNI dipaksa para pekerja membuka seragamnya.

Tanpa perlawanan, anggota TNI tersebut pun pasrah lantaran ditodong senjata api dan bambu runcing.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis membenarkan insiden itu. Muchlis menyebut aksi pengeroyokan dan penyerangan terjadi sejak Selasa 16 Juli 2019 hingga Rabu 17 Juli 2019.

“Ya benar, kemarin insidennya,” kata Muchlis seperti dilansir dari kumparan.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi mengungkap, penyerangan terjadi karena sengketa lahan. Serikat pekerja memprotes izin usaha lahan milik PT WKS.

“Diduga dipicu keributan kelompok SMB dengan pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR),” terang dia lagi.

Kemarin, Polisi masih memburu pelaku yang melakukan pengrusakan. Polisi telah mengantongi identitas pekerja yang mengancam 3 anggota TNI dan seorang anggota Polisi dalam pengamanan di lokasi.

45 Orang Ditangkap Polisi

Setelah kejadian tersebut, polisi pun bergerak cepat menangkap para pelaku.

Polisi berhasil menangkap para pelaku pengeroyokan pada hari itu juga, Kamis sore 18 Juli 2019 sekira pukul 17.00 WIB. Termasuk pentolan SMB, yakni Muslim.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnandi mengungkapkan, Muslim dan 45 orang lain, termasuk istrinya, diamankan dari lokasi.

“Iya semuanya ada 45 orang yang ditangkap, sekarang sudah dibawa ke Mapolda Jambi termasuk Muslim,” kata dia seperti dilansir dari tribunnews.

Berita Terkait