Masuk

Oknum Dosen Sodomi Mahasiswa, Tersangka Langsung Ditahan!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kasus dugaan pencabulan (sodomi) oknum dosen terhadap seorang mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Polisi secara resmi menetapkan NTL 33 tahun, seorang oknum dosen di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Taruntung sebagai tersangka. 

Sejak Jumat, 3 Juni 2022 NTL ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik menetapkan NTL sebagai tersangkas setelah menemukan alat bukti yang kuat berupa keterangan saksi-saksi serta keterangan ahli berupa Visum Et Revertum (VER) dilansir dari sindonews.com.

Kasus dugaan pencabulan itu kini ditangani penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tapanuli Utara.

Baca Juga: Diduga Lecehkan Siswi, Salah Seorang Guru SMP di Medan Dilaporkan ke Polisi

“Penetapan tersangka NTL dilaksanakan kemarin dan kemarin juga dilakukan penahanan,” ucap Kasi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu W Baringbing, Sabtu, 4 Juni 2022.

Baringbing mengatakan, tersangka dijerat dengan Pasal 292 KUHP tentang Perbuatan Cabul dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.

NTL melakukan aksi pencabulan itu di rumahnya sekaligus tempat kos korban. Oknum dosen berinisial NTL 33 tahun ini dilaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi atas dugaan melakukan pencabulan terhadap KS 21 tahun. 

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Negeri Malang Gelar Pendampingan Pembuatan Logo Merek UMKM Uhat KLB

Peristiwa pencabulan tersebut dilaporkan KS ke Polres Tapanuli Utara (Taput) pada Rabu, 25 mei 2022.

NTL diduga mengajak korban tidur bersama, dengan alasan selama satu pekan dirinya akan ke Tebing Tinggi. Peristiwa itu terjadi di rumah NTL, Selama ini KS kos di rumah NTL. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 28 April 2022 sekitar pukul 22. WIB.

KS awalnya menolak ajakan tersangka, namun NTL selalu membujuk dan merayu korban. KS yang merasa hutang budi kepada NTL yang memperjuangkan korban mendapat beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) akhirnya bersedia tidur di kamar NTL.

Pada malam itu tersangka memeluk dan melakukan pencabulan (sodomi) kepada korban. lalu menceritakan aksi pencabulan tersebut kepada teman KS, dilansir dari sumut.suara.com.