Masuk

Viral Aksi Guru Samarinda di Balai Kota

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Viral ribuan guru di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar aksi besar-besaran yang tergabung sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN, Rabu 5 Oktober 2022.

Diketahui aksi dilakukan pada Senin 3 Oktober 2022. Mereka melakukan aksi diduga soal surat edaran (SE) dari pemerintah Kota Samarinda tentang penyelarasan insentif mereka dan tenaga pendidikan.

Mereka menuntut supaya SE dari Sekretaris Samarinda Tanggal 16 September 2022 Nomor 420128/100.1 tentang penyelarasan Insentif Guru dan Tenaga Pendidikan dan Surat Perwali Nomor 5 Tahun 2021 soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dibatalkan lantaran tertuang poin-poin merugikan mereka.

Baca Juga: Viral, Seorang Wanita Cegat Mobil Presiden Jokowi di Bali

Rombongan mendorong pemkot agar bisa ke gubernur karena meskipun SE bisa direvisi (Perwali), namun menjadi sorotan soal guru ASN yang tidak boleh menerima insentif.

“Katanya bisa direvisi artinya guru boleh diberikan TPP,” sebut Humas Forum Peduli Guru Samarinda, Diyah Ayu Wijaya dilihat terkini.id pada unggahan akun Instagram undercover.id pada Selasa 4 Oktober 2022.

“Katanya kendala di persoalan anggarannya, maka itu kami dorong pemkot bagaimana caranya agar bisa ke Gubernur,” sambungnya.

Baca Juga: Terciduk! Wanita Bergamis Coklat Gerebek Cowoknya Diduga Selingkuh

Dalam aturan, poin yang dimaksud dalam tuntutan di antaranya, ASN yang mendapat tunjangan profesi guru (TPG) tak boleh menerima insentif dan tamsi.

Tetapi, aturan itu telah disebut telah bertentangan dengan PP Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 58 ayat 3 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan kepada AS.

Maka dari itulah, mengerahkan para tenaga pengajar akhirnya melakukan aksi di Balai Kota. Di mana tuntutan lainnya yaitu, adanya pembuatan regulasi hukum yang jelas mengenai pemberian insentif buat guru swasta dengan tujuan untuk menyejahterakannya.

Selain itu, permintaan agar gaji bisa dibayarkan Pemkot Samarinda sebesar upah minimum Samarinda, Diyah menyebutakan ada perwakilan yang akan menemui Mendagri.

Baca Juga: Ismail Bolong Ngaku Ditekan Hendra Kurniawan Bikin Testimoni, Henry Yosodiningrat: Bohong dan Fitnah

“Nanti dalam waktu dekat ada perwakilan kami, juga yang akan menemui Mendagri membahas soal insentif dan tunjangan bagi guru di Samarinda,” pungkasnya.

Aksi guru Samarinda di Kalimantan Timur/undercover.id