Viral Emak-Emak Bertengkar Rebutan Daging, Ternyata Lagi Syuting Produk Penyedap Rasa

Viral
Video emak-emak bertengkar rebutan daging viral di media sosial. (Foto: Istimewa)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan emak-emak bertengkar rebutan daging di sebuah pesta pernikahan belum lama ini viral di jagat media sosial.

Dalam video berdurasi 42 detik itu, tampak dua orang emak-emak dengan berpakaian kondangan bertengkar di meja prasmanan.

Keduanya bertengkar karena saling berebut antrean makanan. Salah satu wanita yang membawa piring, bahkan sempat menghardik wanita di depannya lantaran mengambil terlalu banyak daging.

Usut punya usut, ternyata video viral tersebut merupakan adegan syuting iklan dari salah satu brand produk penyedap rasa, Sasa.

Hal itu terungkap dari unggahan official Instagram Sasa, @kreasisasa, pada Rabu, 18 September 2019.

“Kalau melihat pertikaian kecil bisa menyatukan semua orang, gimana kabar masa depan bangsa nanti,” tulis akun @kreasisasa pada keterangan unggahannya.

“Mulai sekarang mabil langkah lebih peduli pada sekitar dan jangan hanya diam melihat pertikaian. Mari merajut persatuan, dimulai dari membangun kebersamaan,” sambungnya.

Netizen ikutan berdebat antara benaran atau settingan

Viral
Unggahan penyedap rasa Sasa di akun Instagram terkait video viral emak-emak bertengkar. (Foto: Instagram @kreasisasa)

Sebelumnya, sebuah akun Facebook bernama Florance Ho memposting klarifikasi terkait video viral tersebut. Florence memposting unggahan klarifikasi itu dengan alasan karena video ini terlanjur viral.

Bahkan, banyak warganet yang mengira jika dua emak-emak tersebut benar-benar bertengkar.

“Ini lho para emak yang VIRAL ”berantem” rebutan ambil rendang di acara kondangan. Itu mereka lagi berperan di iklan salah satu perusahaan yang biasa kita kenal dengan produksi penyedap rasa,” tulis Florance Ho di unggahan Facebooknya.

“Abis shooting mereka wefi. Nich aku posting karena banyak yang lihat malah berantem antara beneran dan settingan,” lanjutnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini