Viral, Wanita di Makassar Tampar Anak Orang Karena Diduga Bertengkar dengan Putranya

Viral
Video seorang wanita menampar anak orang viral. (Foto: ist)

Terkini.id, Makassar – Sebuah video yang menayangkan aksi penamparan yang dilakukan oleh seorang wanita paruh baya terhadap bocah perempuan viral di media sosial, Sabtu, 28 Desember 2019.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat seorang wanita mengenakan gaun muslimah berwarna biru menampar bocah perempuan yang bukan anaknya lantaran diduga sang bocah bertengkar dengan putranya.

Dilihat terkini.id dari cuplikan video, tampak peristiwa itu berlangsung di dalam ruangan kelas di sebuah SD di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Video viral itu diunggah oleh akun Facebook bernama Ade Syputra pada Sabtu 28 Desember 2019.

Dari keterangan unggahan Ade Syputra, kejadian tersebut diketahui terjadi di SD Siapala Paccerakkang Daya, Makassar.

Baca juga:

“Anak ini katanya ndak sengaja tapi ini ibu setan main tampar saja. Bukan menasehati malah main tampar saja. Kejadian di SD SIAPALA PACCERAKANG MAKASSAR,” tulis Ade Syputra.

Dalam video juga terdengar suara seorang perempuan yang meminta wanita paruh baya itu untuk tidak menampar muka sang bocah.

“Eh bu, jangan ki pukul mukanya orang bu. Jangan kasi begitu orang. Jangan ki pukul mukanya orang,” kata seorang perempuan yang merekam kejadian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan video Ade Syputra telah dikomentari oleh 2.400 netizen dan dibagikan sebanyak 3.300 kali.

Sampai saat ini belum diketahui pasti identitas dari wanita yang melakukan aksi penamparan dalam video itu.

Komentar

Rekomendasi

Imbas Kekacauan di Amerika Serikat, Obama Wacanakan Reformasi

Hasil Otopsi Jenazah, George Floyd Tewas Akibat Dicekik Polisi

Heboh Warga dan Polisi di Jateng Berburu Pocong, Temukan Kain Kafan Pelaku

Pria di Ambon Tidak Percaya Virus Corona dan Ingin Temani 4 Pasien Covid-19

Buron KPK Hampir 4 Bulan, Nurhadi Eks Sekretaris Mahkamah Agung Ditangkap

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar