Terkini.id, Tenggerang – Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek, menjadi perhatian publik, sejumlah relawan suka rela dan pemerintah terlibat membantu warga terdampak banjir.
Selepas itu, banyak juga orang yang saling sindir menyindir, salah menyalahkan soal musibah banjir yang menimpah sejumlah warga di wilayah Indonesia.
Tapi bagaimana dengan kejadian ini, sebuah video yang diunggah di Instagram @yuni.rusmini.58, dikatakan tanpa diduga seorarang camat tiba-tiba datang marah-marah ke relawan korban banjir.
Yuni Rusmini, juga menuliskan dalam keterangannya, pikirnya bahwa kedatangannya camat itu, di kerumunan warga marah-marah pengen naik Jabatannya.
“Ada yang pengin naik jabatan rupanya dibalik musibah bencana banjir. Ayo netizen Indonesia, kita viralkan biar camat ini cepat naik jabatannya secepat datangnya banjir tanpa di duga ya,” tulis Yuni Rusmini, dilansir terkini.id, Sabtu, 4 Januari 2020.
- Promo Kartini Garuda Indonesia Makassar Berikan Cashback bagi Pengguna BNI
- Penutupan Darul Arqam III Tegaskan Komitmen Kaderisasi di Unismuh
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
Diperjelas Yuni Rusmini, camat yang dimaksud itu bernama Syarifudin, Camat Ciledug. Diceritakan kronologi kejadiannya seperti dalam keterangan unggahnya, Yuni Rusmini katakan di akhir, ternyata Wakil Walikota Tenggerang mau datang ke lokasi korban banjir itu.
“Ceritanya ada anak muda yang bantu ngatur evakuasi korban banjir sejak malam di Ciledug. Lalu datang Camat Ciledug Syarifudin (baju biru) entah gmana ceritanya si camat kayak ga terima ada “bocah” ngatur evakuasi. Lha doi sebagai camat baru datang udah ngapain aja,” tulis Yuni Rusmini, cerita kronologinya.
“Usut punya usut wakil walikota Tangerang mau datang ke wilayah tersebut. Dan si camat nampak merasa konyol kalo si bocah yang mimpin evakuasi dan pegang data korban banjir,” lanjutnya.
Dalam video itu juga, camat itu terlibat cekcok dengan seorang pemuda yang tak diketahui indentitasnya, warga dan aparat kepolisian tampak merelai keduanya, hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti sebab permasalahannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
