Viral! Pemuda Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pak Camat Datang Malah Marah-marah

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Oknum Pejabat
Oknum pejabat Tangerang larang relawan banjir evakuasi warga. (Foto: tangkapan layar/@yuni.rusmini.58)

Terkini.id, Tenggerang – Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek, menjadi perhatian publik, sejumlah relawan suka rela dan pemerintah terlibat membantu warga terdampak banjir.

Selepas itu, banyak juga orang yang saling sindir menyindir, salah menyalahkan soal musibah banjir yang menimpah sejumlah warga di wilayah Indonesia.

Tapi bagaimana dengan kejadian ini, sebuah video yang diunggah di Instagram @yuni.rusmini.58, dikatakan tanpa diduga seorarang camat tiba-tiba datang marah-marah ke relawan korban banjir.

Yuni Rusmini, juga menuliskan dalam keterangannya, pikirnya bahwa kedatangannya camat itu, di kerumunan warga marah-marah pengen naik Jabatannya.

“Ada yang pengin naik jabatan rupanya dibalik musibah bencana banjir. Ayo netizen Indonesia, kita viralkan biar camat ini cepat naik jabatannya secepat datangnya banjir tanpa di duga ya,” tulis Yuni Rusmini, dilansir terkini.id, Sabtu, 4 Januari 2020.

Menarik untuk Anda:

Diperjelas Yuni Rusmini, camat yang dimaksud itu bernama Syarifudin, Camat Ciledug. Diceritakan kronologi kejadiannya seperti dalam keterangan unggahnya, Yuni Rusmini katakan di akhir, ternyata Wakil Walikota Tenggerang mau datang ke lokasi korban banjir itu.

“Ceritanya ada anak muda yang bantu ngatur evakuasi korban banjir sejak malam di Ciledug. Lalu datang Camat Ciledug Syarifudin (baju biru) entah gmana ceritanya si camat kayak ga terima ada “bocah” ngatur evakuasi. Lha doi sebagai camat baru datang udah ngapain aja,” tulis Yuni Rusmini, cerita kronologinya.

“Usut punya usut wakil walikota Tangerang mau datang ke wilayah tersebut. Dan si camat nampak merasa konyol kalo si bocah yang mimpin evakuasi dan pegang data korban banjir,” lanjutnya.

Dalam video itu juga, camat itu terlibat cekcok dengan seorang pemuda yang tak diketahui indentitasnya, warga dan aparat kepolisian tampak merelai keduanya, hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti sebab permasalahannya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Keseruan dan kelucuan Rapat Perdana Divisi Arabic School Rumah Produktif Indonesia

Sat Lantas Polres Gowa Saat Ops Patuh 2020 Mengedepankan 3S

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar