Viral Video Oknum Polisi Ancam Warga Pakai Pistol, Polri Membela

Terkini.id, Bandung Barat – Sebuah video yang menunjukkan aksi koboi seorang oknum anggota polisi mengancam warga pakai pistol, viral di media sosial.

Belakangan, Polri melalui divisi humas justru membela anggota polisi yang mengacungkan pistol tersebut.

View this post on Instagram

#viralvideos aksi intimidasi menggunakan senjata api yang dilakukan pengguna jalan . . Laporan dari warganet Bandung yang identitasnya kami rahasiakan menerangkan saat terjadi kemacetan di depan SDN Mekarwangi Jl. Bukit Maribaya Lembang Kabupaten Bandung Barat pada Ahad (30/6/2019) sekitar pukul 15.30 WIB . . Salah seorang penumpang mobil berjenis SUV hitam plat nomor B 2001 RFP, keluar dari mobil sambil membawa pistol dan diacungkan ke salah satu warga setempat yang sedang mengurai kemacetan arus lalu lintas di jalur yang dikenal warga sebagai jalur alternatif Bandung-Lembang tersebut. Sontak kejadian ini pun menjadi perbincangan warganet di media sosial . . . . . follow instagram @bdgsosmed follow twitter @bdgsosmed Untuk dapatkan informasi paling menarik di sosmed 📲 . . . . #bdgsosmed #bandungsosmed #bandung #cimahi #bandungbarat #kbb #kabupatenbandungbarat #kabbandung #kabupatenbandung #sumedang #subang #cianjur #purwakarta #garut #jawabarat #jabar #bandungbarat #kbb #jakarta #maribaya #lembang #infobandung #infobandungraya #infobandungkota #sekitarbandung

A post shared by BANDUNG Sosial Media (@bdgsosmed) on

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bukit Maribaya, tepatnya di Kampung Sindangwaas, Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Diketahui, oknum polisi itu mengacungkan pistol ke seorang anak muda disabilitas yang meminta uang sambil menyodorkan botol plastik.

Divisi Humas Polri melalui akun instagram memyebutkan, polisi yang tak diketahui identitasnya itu sudah menggagalkan aksi premanisme yang selama ini meresahkan masyarakat, tepatnya di Desa Mekarwangi, Lembang, Bandung, Jawa Barat.

“Aksi aparat keamanan yang viral di media sosial dengan judul ‘Aksi Intimidasi di KBB Menggunakan Senjata Api’ tersebut direkam, dibuat dan diviralkan oleh orang yang tak bertanggung jawab pada Minggu 30 Juni 2019 pukul 14.30 WIB,” tulis Divisi Humas Polri.

Kemudian video itu disebarkan di media sosial tanpa mengecek dan mencari tahu fakta yang sebenarnya.

View this post on Instagram

Polisi yang tak diketahui identitasnya menggagalkan aksi premanisme yang sudah meresahkan masyarakat, tepatnya di Desa Mekarwangi, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Aksi aparat keamanan yang viral di media sosial dengan judul "Aksi Intimidasi di KBB Menggunakan Senjata Api" tersebut direkam, dibuat dan diviralkan oleh orang yang tak bertanggung jawab pada Minggu (30/6) pukul 14.30 WIB. Kemudian disebarkan di media sosial tanpa mengecek dan mencari tahu fakta yang sebenarnya. Fakta sebenarnya adalah, ada seorang polisi tanpa seragam diberhentikan saat melintasi jalan tersebut. Setelah pelaku memeras dan mengancamnya, polisi tersebut memberikan peringatan kepada pelaku untuk menghentikan aksi premanisme. Pelaku sering melakukan pemerasan, pengancaman dan penganiayaan, bahkan terhadap ibu kandung dan saudara kandungnya. Sontak hal tersebut mengundang pujian, apresiasi dan tanggapan positif dari masyarakat. . . @multimedia.humaspolri #polriprmoter #polrihumanis

A post shared by DIVISI HUMAS POLRI (@divisihumaspolri) on

“Fakta sebenarnya adalah, ada seorang polisi tanpa seragam diberhentikan saat melintasi jalan tersebut.

Setelah pelaku memeras dan mengancamnya, polisi tersebut memberikan peringatan kepada pelaku untuk menghentikan aksi premanisme. Pelaku sering melakukan pemerasan, pengancaman dan penganiayaan, bahkan terhadap ibu kandung dan saudara kandungnya. Sontak hal tersebut mengundang pujian, apresiasi dan tanggapan positif dari masyarakat,” tulisnya lagi.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan aksi koboi yang dilakukan oleh pria yang mengaku polisi
sudah ditangani oleh Mabes Polri.

Seperti diketahui, video aksi tersebut menjadi viral di media sosial Instagram.
Tayangan berdurasi 59 detik itu pertama kali diunggah oleh akun @bdgsosmed. Dalam video yang diambil warganet dalam mobil tersebut menunjukkan ada tiga orang pria tengah beradu argumen di pinggir jalan, satu di antaranya diduga membawa pistol.

Asep Odik (54), tokoh masyarakat setempat, segera keluar dari rumahnya ketika mendengar dua kali suara letusan. Ia lantas melangkah ke arah sumber suara untuk memastikan apa yang terjadi.

“Saya tidak tahu apakah suara itu dari pistol atau bukan, suaranya mirip kembang api. Tapi masa kembang api di sore hari. Yang jelas, saat saya datang ada pria yang membawa pistol,” ujar Asep, Senin 1 Juli 2019.

Ia menduga, kejadian ini dipicu karena pria tersebut tak terima saat remaja bernama Hamdan yang merupakan disabilitas mental tersebut menyodorkan gelas plastik bekas air mineral ke pengendara yang melintas. “Dia (pria berpistol) terus berteriak, ‘saya ini polisi, saya ini polisi, ini pungli’,” ucap Asep menirukan suara pelaku.

Asep sudah berusaha meredakan amarah pria tersebut. Kejadian itu rupanya tak berhenti di jalanan. Asep mengungkapkan pria bersenjata itu mengejar Hamdan yang ketakutan hingga ke halaman rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari tempat kejadian.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Lutra

Maulid Sekaligus Musda Pertama DDI Luwu Utara

Terkini.id,Lutra - Darud Da'wah Wal-Irsyad (DDI) Kabupaten Luwu Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Pertama yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M.Kegiatan
Lutra

Bupati Lutra Lantik Ratusan Anggota BPD

Terkini.id,Luwu Utara - Sebanyak 274 orang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Mappedeceng, Tana Lili, Sukamaju, dan Sukamaju Selatan periode 2019 - 2025 resmi dilantik