Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan tiga pria mengaku dari Dinas Kesehatan mendatangi rumah warga dan hendak memeriksa kesehatan masyarakat namun meminta bayaran, viral di media sosial.
Video pria mengaku dari Dinas Kesehatan tersebut viral usai diunggah netizen pengguna Twitter P3nj3l4j4h_id dan ikut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Minggu 18 Juli 2021.
“Ada yang ngaku dr Dinkes mau periksa tp hanya dengan cara melihat doank minta bayaran 30rb,” cuit netizen P3nj3l4j4h_id.
Dalam cuitannya itu, netizen tersebut juga melaporkan video itu ke media sosial resmi Divisi Humas Polri.
“Pak DivHumas_Polri ga pengen apa nyari ni mahluk, katanya bocil bocil ini punya pengecara Kasian rakyat lagi susah malah ada mahluk yang begini beredar,” tulisnya.
- Ribuan Nakes Puskesmas Makassar Tak Terima TPP, Danny Pomanto Cari Solusi
- Dinkes Sulsel Laksanakan Monev Aksi Stop Stunting bersama OPD Terkait di Tiap Lokus Kabupaten/Kota
- Kolaborasi FCC dan PSMTI Sulsel Gelar Vaksinasi Booster
- Usai Divaksin, Seorang Siswa SD Meninggal, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Deli Serdang
- Gelar Pertemuan, Dinas Kesehatan Sulsel dan PERHISA Bakal Bikin Program Positif
Dilihat dari video tersebut, tampak tertulis narasi yang menyebut bahwa tiga pria yang mendatangi warga untuk mengecek kesehatan itu mengaku dari Dinas Kesehatan.
“Bocil-bocil kayak gini ngaku Dinas Kesehatan,” demikian narasi dalam video itu.
Sementara pada cuplikan video, tampak seorang warga yang merekam aksi tiga pelaku tersebut menanyakan kepada mereka soal izin dari Ketua RT.
“Ada izin dulu gak dari Ketua RT, kan kita harus izin dulu ini pak,” kata warga yang merekam video itu.
Ia pun mengaku heran, mengapa tiga pria itu meminta bayaran sebesar Rp30 ribu ke warga hanya untuk mengecek kesehatan tanpa memberi masyarakat obat.
“Soalnya meriksa gitu (kesehatan) aja Rp30 ribu gak ada obat, cuma tahu penyakitnya gimana? Coba periksa penyakit saya apa, tahu gak cuma dari ngelihat doang?,” tuturnya.
Menanggapi pernyataan warga tersebut, salah seorang dari pelaku lantas mengancam akan melaporkan perekam video itu ke Polisi.
“Ini kan sudah ditentukan. Jangan kamu cemas. Kalau masnya ngadu ke Polisi kami juga bisa,” ungkap salah satu pelaku.
Warga perekam video itu pun kemudian mengatakan kepada pria mengaku dari Dinas Kesehatan tersebut bahwa dirinya tak ingin mengadukan pelaku ke Polisi.
“Saya gak mau ngadu ke Polisi mas. Kasihan orang sini, orang gak punya (duit) loh mas,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
