Terkini.id, Jakarta – Pemberlakuan ganjil genap di Bandung dinilai berhasil menurunkan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Bandung Raya.
Warga pun dinilai mulai memahami kebijakan tersebut setelah 3 minggu diterapkannya kebijakan ganjil genap di Bandung.
Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pendataan yang didapatkan Dishub Bandung selama ganjil-genap dilaksanakan.
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Kuswara telah mengonfirmasi hal tersebut.
“Kebijakan ganjil-genap, masih tetap berlanjut di setiap akhir pekan untuk wilayah Kota Bandung, dari Jum’at sampai Minggu. Kebijakan ini kami nilai cukup sukses ya dalam menekan mobilitas warga,” ucap Asep, seperti dikutip dari JPNN.com pada Senin 28 Februari 2022.
- Pulang Lebih Awal atau Setelah Puncak Arus Balik Mudik, Cara Siasati Kemacetan Ala Jokowi
- Polri Beberkan Kendaraan Bebas Ganjil-Genap Arus Mudik 2022
- Atasi Macet Selama Mudik Lebaran, Kapolri : Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Ganjil Genap, Bahkan One Way Jalan Tol
- Mudik Lebaran 2022 akan Diterapkan Sistem Ganjil Genap
- Aturan Ganjil Genap di Jakarta Kembali ke Aturan yang Lama
Adapun kebijakan ganjil genap ini diterapkandi lima gerbang tol Bandung, yakni Pasteur, Buahbatu. Pasirkoja, Moch Toha, dan Kopo.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan terjadinya penurunan mobilitas warga yang melintas di gerbang tol selama pemberlakuaan.
Lebih lanjut, untuk waktu pelaksanaan masih sama. Yakni pada hari Jumat akan dimulai sejak pukul 14.00 hingga 20.00 WIB. Sabtu dan Minggu dari jam 07.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB.
Dishub bersama Satlantas Polrestabes Bandung juga mempertahankan penutupan jalan di tiga ruas jalan di Kota Bandung dengan tujuan untuk menekan angka penyebaran virus covid-19 diantaranya Jalan Lengkong Kecil, dan Tamblong-Asia Afrika.
“Untuk penutupan jalan sementara masih di tiga jalan yang kemaren ditetapkan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
