Terkini.id, Jakarta – Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma yang memaksa penyandang tunarungu bicara, viral di media sosial.
Menariknya, Menteri Risma memang mengakui sengaja untuk memaksa berbicara agar bisa memaksimalkan potensi yang diberikan oleh Tuhan.
Menurutnya, anak tunarungu yang menggunakan alat bantu dengar itu belum pasti bisu.
Dalam video yang viral, Menteri Risma memaksa tunarungu bicara dengan memberikan ajakan motivasi. Momen itu terjadi pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 di Surakarta.
Saat itu, Risma memaksa Stefanus, penyandang tunarungu dari komunitas Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) untuk mencoba bicara.
- Anggap Risma Jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat: Tampaknya Menteri yang Paling Layak Direshuffle
- Paksa Tunarungu Bicara, Menteri Risma Kena Semprot Gerkatin
- Tamparan untuk Menteri Risma, Gus Nadir: Ibu Itu Menteri, Bukan Terapis Bicara!
- Tjahjo Kumolo Minta Data Lengkap PNS Penerima Bansos: Untuk Diperiksa dan Diberikan Hukuman
Terlihat dalam upayanya itu, Menteri Risma mengeraskan suara pada mikrofonnya saat bicara dengan anak bernama Stefanus.
“Jadi Stefan, ibu tidak mengurangi bahasa isyarat, tapi Stefan, kamu tahu Tuhan itu memberikan mulut, memberikan telinga, memberikan mata kepada kita,” jelas Risma dikutip dari video yang diunggah akun @AREAJULID via Hopsid.
“Jadi, karena itu kenapa ibu paksa kalian untuk bicara. Ibu paksa memang supaya kita bisa memaksimalkan pemberian Tuhan kepada kita,” jelas Risma.
Sontak saja, video Risma mendapatkan komentar dari warganet.
Ada yang menilai sekelas menteri saja nggak paham memperlakukan orang disabilitas.
Namun ada pula yang mencoba memahami sikap Risma yang ingin mengatakan ke publik orang yang pakai alat bantu dengar itu belum pasti bisu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
