Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, Wakil Gubernur (Wagub) DKI, yakni Ahmad Riza, mengklaim bahwa Jakarta merupakan kota yang heterogen dan toleran.
Menurutnya, setiap suku bangsa dan umat beragama bisa hidup berdampingan dan damai di kota Jakarta.
Adapun hal itu disampaikan oleh Riza saat berkunjung ke lokasi pembangunan Rumah Ibadah dan Ruangan Serbaguna Gema Sadhana di Jalan Bedugul, Jakarta Barat, pada Sabtu kemarin, 27 Maret 2021.
Dalam acara tersebut, Dubes India, Manis Kumar, dan beberapa umat serta tokoh Hindu India Tamil turut hadir menyemarakkan.
Diketahui bahwa pembangunan ini merupakan pembangunan kuil pertama India Tamil di Jakarta dan ditargetkan akan selesai tahun ini.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
“Ini menunjukkan Jakarta (adalah) kota yang heterogen dan penuh dengan toleransi,” ujar Riza, dikutip terkini.id ari BeritaSatu.
Wagub DKI itu berharap agar kuil tersebut bisa bermanfaat. Bukan saja untuk umat Hindu, tetapi juga untuk warga sekitar.
“Tempat ini harus bermanfaat bukan hanya bagi umat Hindu, tetapi juga warga sekitar. Inilah bentuk toleransi kita. Kami berharap umat bergama lainnya juga merasakan manfaat tempat ini,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Riza juga turut mengungkapkan kekagumannya terhadap keunggulan orang India, seperti nyanyian, tarian, hingga kecerdasan di bidang IT.
“Di Dubai banyak orang India. Kalau tahun baru, gang datang artis-artis India ke sana. Mudah-mudahan juga di Jakarta, Indonesia ini, kita bisa saling membangun, antaragama satu dengan lainnya,” ungkap Riza lagi.
Lebih lanjut, Ahmad Riza menyatakan bahwa kuil tersebut dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi.
Bukan hanya tempat ibadah, di sana juga akan ada taman dan ruang serbaguna untuk umum, khususnya warga sekitar.
“Saya berharap kita semua terus bangkit, jangan berhenti sebelum berhasil. Insya Allah tahun ini kita bisa selesaikan ini (pembangunan),” pungkas Riza.
Hanya saja, cukup banyak yang mencibir wakil gubernur DKI yang mengklaim bahwa Jakarta merupakan kota yang penuh toleransi itu.
“Prettt,” cibir akun @Tribunnord.
“Jakarta toleran??? Gw lebih percaya besok kiamat,” tulis akun @Devi50910184.
“Apa saya ga salah dengar ya???? Kalo koment takut, tapi waktu itu ada sih ….. jangankan ke agama lain, ke sesama. Agama eh ga boleh ….. di apain gitu karena beda pilih gubernur, hanya sekedar mengingatkan sejarah sih…..,” ujar akun @Nsuryadi.
Bahkan sampai ada yang mengungkit-ungkit kejadian terdahulu, misalnya saat Anies diusung oleh HTI karena menolak keras pemimpin kafir, seperti beberapa foto berikut yang diunggah oleh akun @hamaro_id:



Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
