Terkini, Makassar – Kementerian Sosial tidak pernah berhenti berinovasi dalam membuat terobosan guna menumbuhkan kemandirian bagi para penerima manfaat.
Seperti di Makassar, sejumlah penerima manfaat (PM) ODGJ yang sedang menjalani proses pemulihan di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial di Makassar, setelah menjalani perawatan jiwa di rumah sakit dilatih untuk mandiri dengan cara berkebun.
Sebagaimana diketahui bahwa berkebun bagi sebagian orang, mungkin kegiatan yang biasa saja. Namun tidak demikian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Peter (52) penerima manfaat (PM) ODGJ yang sedang menjalani proses pemulihan di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial di Makassar mengatakan berkebun bisa menjadi sarana terapi yang efektif untuk memulihkan jiwanya agar kembali sehat.
“Ketika berkebun, pikiran menjadi tenang. Beban yang menghimpit terasa lebih ringan,” kata Peter dalam keterangan resminya yang diterima redaksi terkini.id, 30 April 2024.
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
- UMI Bersinar di Belmawa 2026, Prof Hambali Thalib: Mahasiswa Sedang Bersiap Jadi Pemimpin Bangsa
- GGN dan Coca-Cola Indonesia Gelar Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar, Libatkan 670 Talenta Muda
- Pendaftaran APINDO Run Festival 2026 Mulai Dibuka, Hadirkan Kategori 3K dan 5K, Hadiah Ratusan Juta Menanti
- Jejak H Paris Yasir, Pemimpin yang Meruntuhkan Sekat, Berjalan Langkah Sejajar Bersama Rakyat Turatea
Peter sendiri sudah lima bulan berkebun tanaman selada hidroponik.
Ia sudah mahir memindahkan bibit selada dari media tanam (rockwool) ke dalam netpot.
Setiap pagi setelah berolahraga dan membersihkan diri, Peter selalu singgah di greenhouse Sentra Wirajaya untuk melihat perkembangan tanamannya.
Saat panen, dari kebun hidroponiknya bisa dihasilkan sekitar 34-38 kilogram selada, dengan harga jual Rp 25.000 per kilogram.
Panen terakhir yang baru lalu, Peter bisa mengantongi pendapatan Rp 900.000 dari hasil usahanya berkebun dan uang itu kemudian ia tabung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
