Terkini.id, Sidrap – Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf mengatakan, terdapat berbagai potensi pariwisata yang bisa dikembangkan di Kabupaten Sidrap.
“Ada potensi yang belum digali ada pula yang sudah digarap namun perlu dikembangkan,” ujar Mahmud.
Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar Akhir Dokumen Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Kabupaten Sidrap 2020-2030, di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Sidrap, Selasa 10 Desember 2019.
Seminar dilaksanakan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sidrap. Hadir, Kadispora dan Pariwisata Sidrap, Andi Anis, Plt Kepala Bappelitbangda, A Muhammmad Arsjad, OPD terkait, para camat dan Tim Pokja Ripparda Kabupaten Sidrap.
Potensi wisata yang dimaksud di antaranya, air terjun dan negeri di atas awan di Kecamatan Pitu Riase, permandian air panas di Tellu Limpoe dan Watangpulu, wisata PLTB, kawasan Datae dan Danau Mojong.
- Wakil Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Pemantapan Harkopnas ke-78 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
- Wakil Bupati Jeneponto Ikuti Peluncuran Nasional 80.081 Koperasi Merah Putih
- Tokoh Pendidikan di Gowa Menyatu untuk Kemenangan Husniah - Darmawangsyah
- DPC PKB Jeneponto Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati, ini Persyaratannya
- Wakil Bupati, Paris Yasir Resmi Dilantik Sebagai Ketua IKA ITB NOBEL Indonesia Komisariat Jeneponto
“Melalui seminar ini, diharapkan potensi-potensi tersebut dapat dikembangkan sehingga menjadi daya tarik daerah sekaligus meningkatkan perekonomian dan PAD,” ujar Mahmud.
Sebagai informasi, Ripparda merupakan kebijakan yang dibuat pemerintah daerah dalam mengatur pembangunan pariwisata.
Tujuannya, sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan pariwisata di daerah sesuai potensi-potensi wisata yang ada, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
