Pendekatan berbasis riset tersebut menjadi salah satu kekuatan utama program dalam memastikan setiap intervensi memberikan manfaat yang terukur bagi warga.
Melalui implementasi Program RISE, Kota Makassar berhasil masuk lima besar dunia dalam ajang penghargaan internasional WRI Ross Center Prize for Cities. Penghargaan tersebut diumumkan di New York pada April 2026.
Makassar terpilih bersama sejumlah kota dari berbagai negara setelah melalui proses seleksi yang melibatkan sekitar 300 kota di seluruh dunia.
Capaian tersebut memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu contoh praktik pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan dan kesehatan masyarakat di tingkat internasional.
Hingga kini, enam lokasi percontohan, yakni Batua, Bonolengga, Barombong, Untia, Tallo, dan Kaluku Bodoa, telah selesai dibangun dengan dukungan Pemerintah Australia. Sementara itu, enam lokasi berikutnya tengah dipersiapkan.
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
- Diplomasi Budaya dan Kuliner Warnai IGS 2026, Delegasi 28 Negara Nikmati Jamuan Khas Makassar
- Disperin Makassar Dorong Peluang Ekspor Lewat Pameran Dagang Lokal IGS 2026
Melihat capaian tersebut, Pemerintah Australia mengusulkan Makassar menjadi pusat pelatihan nasional (training center) Program RISE. Pusat pelatihan itu direncanakan berlokasi di Universitas Hasanuddin agar pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dapat belajar langsung dari pengalaman Makassar sebelum mengembangkan program serupa di daerah masing-masing.
Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, menilai pengalaman Makassar menjadi modal penting untuk mempercepat pengembangan program ke berbagai daerah.
Menurut dia, dibandingkan memulai program di wilayah baru yang membutuhkan waktu cukup panjang untuk membangun kepercayaan masyarakat, pengalaman yang telah dimiliki Makassar dapat menjadi referensi berharga dalam mempercepat proses ekspansi Program RISE di Sulawesi Selatan.
Selain perluasan wilayah, pembahasan juga menyoroti pentingnya skema pendanaan bersama (co-funding) antara Pemerintah Australia, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah guna menjaga keberlanjutan program dalam jangka panjang.
Menanggapi hal tersebut, Fatmawati Rusdi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung pengembangan program tersebut. Menurutnya, tantangan sanitasi di kawasan perkotaan masih menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
