Terkini.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri acara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin 7 September 2020.
Acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020 ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 sampai 10 September 2020, yang dilakukan secara virtual melalui zoom.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru.
Ia juga menyampaikan, selamat kepada 6.882 mahasiswa baru yang tersebar di 16 Fakultas tersebut.
Menurutnya, mahasiswa ini menjadi orang-orang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar untuk menuntut ilmu di kampus merah itu.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Jurnalis Media Online Jadi Korban Penganiayaan Brutal dan Ancaman Pembunuhan di Takalar
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
- UMI Bersinar di Belmawa 2026, Prof Hambali Thalib: Mahasiswa Sedang Bersiap Jadi Pemimpin Bangsa
- GGN dan Coca-Cola Indonesia Gelar Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar, Libatkan 670 Talenta Muda
“Kalian menjadi pengemban amanah, harus bertanggung jawab dan membuktikan bahwa kalian semua adalah yang terbaik untuk menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin. Teruslah bertanggung jawab, belajar, menuntut ilmu dan yakinkan bahwa diri anda adalah orang-orang terbaik,” pesannya.
Andi Sudirman mengatakan, dibutuhkan seorang generasi berikut yang menjadi pemimpin-pemimpin hebat dengan memiliki moral kepemimpinan.
“Saat ini kita tidak kekurangan orang-orang cerdas, kita tidak kekurangan orang-orang pintar, kita tidak kekurangan orang-orang hebat, kita tidak kekurangan orang-orang yang memiliki potensi untuk memimpin. Tapi kita membutuhkan bagaimana moral kepemimpinan dengan karakter, akhlak dan mental dipadu,” tuturnya.
Baginya, menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Terlebih saat diperhadapkan tiga persoalan mulai dari harta, tahta dan wanita. Ini akan melatih nilai integritas, nilai isi, dan sosial kontrol yang dimiliki mahasiswa agar tetap tumbuh dalam hati.
“Ketika keluar menjadi pejabat, maka tidak ada perubahan dan tetap teguh terhadap integritas, moral kepemimpinan dan tidak terpengaruh banyaknya harta dan jabatan.
Semua perilaku bisa profesional dan tetap diandalkan,” imbuhnya.
Alumni Teknik Mesin Unhas ini menyebutkan, dibutuhkan fungsi-fungsi mahasiswa. Diantaranya, sebagai sosial kontrol, sebagai agen perubahan dan menjadi penerus bangsa. Mahasiswa diharapkan bisa menjadi generasi yang bisa menciptakan inovasi yang memudahkan orang banyak.
“Dengan membuat penelitian yang membangun nilai komersil, membantu orang banyak dan bermanfaat. Kita dorong mahasiswa untuk saling bahu-membahu, bergotong royong. Kami pemerintah mensupport, saling bekerja sama dan kolaborasi untuk menciptakan ruang inovasi, inovatif, kreatif yang bisa bermanfaat untuk sesuatu hal bagi masyarakat,” pintanya.
Dirinya berharap, mahasiswa baru ini bisa menginspirasi banyak orang untuk menjadi yang terdepan, yang bisa melanjutkan pembangunan di Sulsel.
“Kami doakan, untuk meyakinkan Universitas Hasanuddin adalah yang terbaik. Menjadi salah satu universitas yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
