Terkini.id, Makassar — Penghambat terbesar pembangunan, khususnya Rumah Sakit di Kota Makassar adalah praktik korupsi. Alhasil, dua rumah sakit yang dibangun pemerintah kota tak kunjung tuntas.
Rumah Sakit tersebut adalah RS Batua dan RS Jumpandang Baru.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, tak adanya progres pembangunan di RS Tipe C Jumpandang Baru lantaran OPD bersangkutan dalam hal ini, Dinas Kesehatan mengalami trauma.
Kasus korupsi RS Batua dinilai cukup berdampak dan membuat dinas terkait was-was. Akibatnya, pengerjaan tak tersentuh hingga batas tahun anggaran.
“Iya karena trauma terhadap RS Batua. Makanya orang jadi ragu-ragu semua. Nanti orang mau berbuat baik tapi malah menjadi persoalan,” kata Danny Pomanto, Kamis, 12 Januari 2022.
- HUT ke-102 Perumda Air Minum Makassar, Munafri Dorong Profesionalitas dan Pelayanan Prima
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
- Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Proyek PSEL Tetap Berjalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
- Wali Kota Makassar Pastikan Pembenahan TPA Tamangapa Terus Berlanjut, Menteri LH Apresiasi Progres Sanitary Landfill
- Wali Kota Makassar Sambut Program Pelatihan Gratis Singapura, Guru hingga Nelayan Diusulkan Jadi Peserta
Kendati begitu, Danny mengatakan hal ini akan menjadi atensi, penyelesaian harus tetap jalan di tahun ini, apalagi telah masuk penganggaran 2023 dengan nilai Rp10 milliar.
“Jadi pemanfaatannya tetap,” kata Danny.
Berbeda nasib dengan RS Jumpandang, RS Batua justru tak mendapat jatah anggaran tahun 2023 ini. Padahal dua tahun terkakhir DPRD telah mengalokasikan sebesar Rp50 milliar di tahun 2021 dan Rp10 milliar di tahun 2022 lalu.
Alasan tak masuknya penganggaran ini, lantaran berkaca pada dua tahun terakhir itu, di mana masalah korupsi yang menjerat membuat pembangunannya harus tertahan. Anggaran yang diajukan pun harus jadi Sisa Lebih Pembiayaan (SiLPA).
Danny berharap pembangunan RS ini bisa berjalan di tahun ini, namun masalah hukum yang menjerat harus lebih dahulu tuntas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
