Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung War Room yang merupakan Command Center Kota Makassar di Lantai 10 Kantor Balai Kota, Senin, 21 April 2025.
Berada dalam naungan Dinas Komunikasi dan Informatika, Command Center bertujuan untuk memantau kondisi Kota Makassar melalui CCTV secara real-time.
Didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mario Said, pria yang akrab disapa Appi itu menekankan bahwa pemerintah perlu melakukan pemetaan terhadap daerah atau lorong-lorong yang rawan terjadi konflik.
Sebab lorong-lorong di Kota Makassar memiliki tingkat kerawanan yang berbeda. Sehingga penempatan kamera pengawas di setiap lorong harus disesuaikan dengan karakteristik wikayah tersebut.
“Wilayah di Makassar ini kan tidak semua sama, sehingga dibutuhkan informasi klasifikasi lorong itu merah, kuning, hijau,” kata Appi menegaskan.
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
- Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur'an, Ini Pesannya!
- Bupati Jeneponto Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Ruku-Ruku di Bangkala
- Husniah dan Ombas Pakai Pengacara Yang Sama Saat Berurusan dengan Polda
Untuk lorong yang masuk zona merah rawan konflik, kata Appi diperlukan intervensi lebih oleh Pemkot Makassar. Pengamanan lewat kamera pengawas harus ditingkatkan sebagai bentuk langkah antisipasi.
“Merah ini harus kita tentukan titik rawannya, sehingga apa dibutuhkan di situ kamera CCTV dengan kualitas kamera yang baik dan lampu jalan,’ tuturnya.
Lebih lanjut Appi mengatakan ada wikayah yang butuh pengawasan ketat. Tidak bisa diseragamkan. Hadirnya kamera CCTV di setiap lorong-lorong memberikan rasa aman bagi masyarakat. Khususnya di kawasan pemukiman dan ruang publik.
Tidak hanya sekadar pemantauan, War Room juga harus dilengkapi fitur komunikasi langsung yang memungkinkan operator memberikan peringatan atau instruksi melalui sistem suara jika terjadi situasi darurat di lapangan.
Melalui penguatan sistem pemantauan ini, pemerintah kota berharap dapat mencegah berbagai potensi kejahatan dan meningkatkan efektivitas pengawasan di lorong-lorong sebagai bagian dari strategi keamanan berbasis teknologi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
