Makassar Terkini
Masuk

Bicara Soal Meme Stupa Borobudur Mirip Jokowi, Wamenag: Tidak Dibenarkan Oleh Agama

Terkini.id, Jakarta – Terkait meme stupa Borobudur mirip Jokowi, Wakil Menteri agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi angkat bicara.

Zainut mengingatkan masyarkat agar tidak menjadikan agama sebagai bahan olok-olokan.

“Saya meminta kepada siapa pun untuk tidak menjadikan simbol agama sebagai bahan olokan atau guyonan, karena hal tersebut dapat melukai perasaan umat beragama yang bersangkutan,” ujar Zainut dikutip dari detikcom.

Menurutnya, apapun alasan dari mengolok-olok agama itu tidak etis dan tidak bisa dibenarkan.

“Apapun alasannya tindakan tersebut tidak etis dan tidak dibenarkan oleh agama dan peraturan perundang-undangan. Perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan SARA,” jelasnya.

Ia mengimbau, penyampaian kritik atau saran dilakukan dengan santun, bijak, dan menghormati etika. Tidak juga mengkritik dengan sarkas dan melanggar norma susila, hukum, dan agama.

Masyarakat diminta untuk bijak dalam bermedia sosial. Jangan cepat membagikan postingan yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, atau SARA.

Sebelumnya, meme stupa Borobudur mirip Jokowi viral di media sosial. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengunggah ulang postingan tersebut di Twitter.

Dalam meme yang diunggahnya, terlihat foto stupa candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden Joko Widodo.

Roy Suryo mengunggah foto yang sudah diedit tersebut pada Jumat, 10 Juni 2022.

Wamenag menyerahkan agar kasus meme stupa Bodobudur yang diedit mirip Jokowi ini diurus oleh kepolisian dan mengusut pelakunya.