Terkini.id, Gorontalo – Selasa, 16 Februari 2021, laki-laki berinisial EW melakukan penggrebekan sebuah kamar kost dan mendapati istrinya, FB sedang berduaan dengan pejabat daerah.
Pejabat tersebut berinisial HT, dikabarkan adalah salah satu pejabat di Kabupaten Gorontalo yang telah diduga melakukan perselingkuhan bersama istrinya mulai dari tahun 2020.
EW pun menjelaskan bagaimana kronologi penggerebekan tersebut.
“Jadi kronologis awal itu isteri saya berpamitan ke saya mau ke Up Normal (tempat makan) bersama rekan-rekannya, akhirnya saya mengantarnya” ujar EW pada malam Selasa, 16 Februari 2021, dikutip dari Gebraknews.com
“Setelah itu saya antar sendiri pada pukul 07.00 di Kelurahan Hutuo itu feeling saya mengatakan ini ada yang tidak benar,” sambungnya.
- Paradoks Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik: Membaca Arah Kekayaan di Era Turbulensi
- Semarak 17 Agustus, Warga BTN Makkio Baji Ubah Perayaan Kemerdekaan Jadi Gerakan Peduli Lingkunganmk
- Astra Motor Sulsel dan FIFGroup Salurkan Bantuan untuk Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
- BNI Gelar wondr Fest Makassar, Dorong Digitalisasi Transaksi dan Pemberdayaan UMKM
- Serap Aspirasi Warga Bontoa, Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto Terima Beragam Usulan
EW mengatakan bahwa setelah mengantar istrinya. Ia mengawasi gerak-gerik istrinya yang katanya sudah mencurigakan.
Melihat istrinya memasuki mobil berplat nomor berwarna merah, EW semakin curiga akan hal ini, akhirnya ia membuntuti mobil tersebut
Kecurigannya semakin terjadi ketika mobil yang dibuntuti tersebut berhenti di sebuah kost-kostan.
EW pun memutuskan untuk memanggil kerabatnya yang merupakan anggota polisi.
“Sekitar 45 menit saya menunggu teman saya anggota sudah datang dan saya diarahkan ke Polres untuk melakukan laporan sehingga teman teman dari Polsek Kota Utara sudah turun dan sama sama kita melakukan penggerebekan di sana” ujar EW.
“Saya mendapati mereka berdua dikamar. Di kamar itu isteri saya sudah tidak menggunakan pakaian pada saat turun dari rumah,” tukasnya.
EW mengatakan bahwa ia takkan menggugat istrinya maupun pejabat tersebut. Ia memilih untuk memaafkan dan tidak membawa ke jalur hukum.
“Jika prosesnya (hukum) tetap dilanjutkan karena mengingat lelaki yang bersama isteri saya ini seorang panutan warga, karena saya juga sebagai warga seharusnya dia ini memberikan contoh, karena dia ini seorang pejabat bahkan membawahi seniman yang ada di Gorontalo,” ucap EW.
EW juga menyayangkan karena penggerebekan ini terjadi di saat ulang tahun anaknya yakni bertepatan pada 16 Februari.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
