Viral, Rumah Dirobohkan Suami Gara-gara Istri Ketahuan Selingkuh

Viral
Cuplikan video viral rumah dirobohkan suami gara-gara istri selingkuh. (Foto: Instagram)

Terkini.id, Ponorogo – Warga Ponorogo baru-baru ini dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan sebuah rumah dirobohkan dengan alat berat eskavator.

Menurut informasi yang beredar, rumah tersebut merupakan milik seorang pria bernama Hendrik Wargowiyoto dan istrinya, Nila WW. Keduanya merupakan warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo.

Dari informasi yang dihimpun, rumah itu dirobohkan lantaran sang suami, Hendrik, kecewa dengan istrinya yang dituding telah selingkuh dengan pria lain.

Aksi pembongkaran rumah tersebut sontak menuai perhatian dari masyarakat sekitar.

Bahkan, banyak warga setempat yang kemudian mengabadikan proses pembongkaran rumah itu lewat kamera ponsel dan diunggah di media sosial hingga viral.

Menarik untuk Anda:

Dilansir dari Berita Jatim, Sabtu, 7 Maret 2020, sebelumnya Hendrik telah menawarkan kepada istrinya agar membeli rumah itu.

Kemudian, hasil penjualan rumah rencananya akan diberikan kepada dua anak mereka. Namun, antara ia dan istrinya tak menemui kesepakatan terkait penawaran tersebut.

Akhirnya, Hendrik memilih menghancurkan rumah itu dan merelakan istrinya pergi dengan laki-laki lain.

“Karena pasangan ini sudah berpisah, pihak desa inginnya rumah tersebut dihibahkan kepada 2 anaknya. Namun pihak Hendrik tidak mau,” kata Kepala Desa Pengkol, Sunoto, seperti dilansir dari Berita Jatim, Sabtu, 7 Maret 2020.

Menurut Sunoto, aksi pembongkaran rumah tersebut turut disesalkan oleh pihaknya dan sejumlah warga.

“Disesalkan warga sih keputusan perobohan ini, kan bisa diberikan kepada 2 anaknya. Namun memang perobohan yang diputuskan Hendrik,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Videonya Dinarasikan Tantang Umat Islam, Boedi Jarot: Itu Propaganda Saja

Sering Cekcok, Suami Mutilasi Istri dan Buang Jasadnya ke Toilet

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar