Perawatan Jembatan Cagar Budaya, Warga: Nggak Ada, Gitu-Gitu Aja

Perawatan Jembatan Cagar Budaya, Warga: Nggak Ada, Gitu-Gitu Aja

R
Fahri Setiadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaJembatan Kereta Terowongan Tiga di Matraman termasuk sebagai struktur Cagar Budaya tidak mendapatkan perawatan yang baik. Warga: nggak ada, gitu-gitu aja, Sabtu 11 Juni 2022.

Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan 14 Cagar Budaya di sepanjang 2020-2021. Dari 14 tersebut, ada namanya Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

Jembatan yang letaknya tidak jauh pada bangunan Cagar Budaya Stasiun Jatinegara itu bernama Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Jl Bunga I, Palmeriam, Matraman Jaktim yang menjadi salah satu struktur Cagar Budaya, seperti yang dilansir dari detiknews, Sabtu, 11 Juni 2022.

Dari hasil pantauan detikcom pada lokasi tersebut, Sabtu 11 Juni 2022, nampak jembatan itu kurang terawat. Pada sisi kanan-kiri dan juga atas terowongan ada sampah-sampah berserakan.

Tidak hanya di atas dan di sisi samping terowongan, tapi di atas kali itu juga ada sampah-sampah, dan juga terdapat banyaknya pepohonan liar dan tanaman.

Baca Juga

Pada atas terowongan dan juga pada sepanjang bantaran kali terdapat kurang lebih 8 tahun warung-warung yang sudah ada. Pada sisi kanan dari terowongan, ada juga tanggul yang diprediksi dibangun pada 2019. Pada sisi kiri ada tanggul rusak.

Sukemi (62) sebagai Warga RT 03 RW 09 Kelurahan Palmeriam menyatakan bahwa kurangnya perhatian pemerintah terhadap terowongan tersebut.

“Nggak ada, gitu-gitu aja, orang pemerintahan udah beberapa kali ke mari nanya-nanya, tapi gitu-gitu aja udah, nanya ini tahun berapa, istilah dibangunnya, udah gitu aja. ‘Udah berapa tahun?’, cuma nanya-nanya gitu aja, pembangunannya mah nggak ada,” bebernya saat di lokasi.

“Nggak ada (perawatan) paling perawatannya ditebang-tebang, ditebang 3 bulan sekali, ntar numbuh lagi, ntar tebang lagi, gitu aja,” lanjutnya.

“Nggak ada (pengerukan), kalau sampah-sampahnya dibuangin aja ke bawah udah. Kalau diangkut-angkut nggak ada, diangkut ya di depan sana, kalau di sini nggak ada, turun-turun ke bawah aja, diturunin, ditebangin, ini aja udah berapa bulan nggak dikontrol lagi,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa sampah tersebut sudah lama tidak dibersihkan, dan untuk pepohonan liarnya terakhir Bulan Mei 2021 ditebang.

“Iya udah setahun ini, nggak ditebang-tebang lagi, sampahnya dikeruk-keruk udah, mending kalau sampai bersih banget asal-asal aja. Emang nggak ada perhatian dari pemerintah, mereka datang cuma nanya gini-gini udah, lewat,” katanya.

Gubernur DKI sesuai dengan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1498 Tahun 2021 tentang Penetapan Jembatan Kereta Terowongan Tiga sebagai Struktur Cagar Budaya menetapkan struktur Cagar Budaya tersebut.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya sebagai upaya pelestarian Penetapan cagar budaya itu, seperti yang dilansir dari detiknews.

Sekitar 1917 jembatan tersebut dibangun di jalur pembangunan rel kereta api doubletrack Manggarai-Jatinegara. Jembatan Kereta Terowongan Tiga ini memiliki lebar 7 meter, dan panjang sekitar 6 meter.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.