Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memberikan dukungan penuh kepada Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo dalam upaya merevitalisasi situs cagar budaya Kerajaan Tallo.
Dia juga mendukung rencana pembangunan Balla Lompoa di bekas lahan istana kerajaan.
Pada pertemuan dengan Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo di kediamannya, Jumat, 31 Maret 2023, Danny Pomanto menyatakan bahwa Pemkot Makassar akan membantu dan segera menyiapkan administrasi untuk merealisasikan rencana tersebut.
Danny Pomanto juga menyambut baik inisiatif dewan adat untuk berkolaborasi dalam dunia pendidikan, dengan tujuan membantu siswa-siswi untuk mengetahui sejarah dan kebudayaan mereka sendiri.
“Saya bikin dewan kebudayaan itu sebagai tanda peduli terhadap sejarah dan kebudayaan di Makassar,” kata Danny Pomanto.
- Transformasi Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
- Makassar Bersiap Jadi Kota Filantropi Nasional, BAZNAS Dorong UPZ hingga Kelurahan
- Pengamat Komunikasi Unhas Nilai Respons Wali Kota Makassar Tangani Krisis BBM Sudah Tepat
- Mentan RI dan Wali Kota Makassar Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
- Wali Kota Makassar Minta Antrean BBM Tak Ganggu Masyarakat, Truk dan Bus Diusulkan Antre 21.00-05.00 WITA
Ketua Dewan Adat Tinggi Kerajaan Tallo, Ilyas Ali Ari, menyatakan bahwa audiensi dengan Wali Kota adalah sebagai bentuk pelaporan kegiatan pemugaran situs sejarah di Kerajaan Tallo.
Pihaknya juga meminta bantuan dari Pemkot Makassar untuk membangun kembali Rumah Adat Balla Lompoa di Tallo.
Selain itu, Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengenalkan sejarah dan budaya Kerajaan Tallo kepada siswa SD-SMP di Makassar.
Melalui Dewan Adat ini, Ilyas Ali Ari akan mencatat adanya situs-situs cagar budaya lalu melaporkannya ke pemerintah.
“Ada delapan situs yang terdata dan sudah ada empat situs yang terverifikasi, termasuk beberapa makam kerabat dari kerajaan Bone yang telah mendapat pemugaran dari Dinas Kebudayaan,” tuturnya.
Rencananya, Balla Lompoa akan dibangun di bekas lahan istana kerajaan dengan ukuran lahan 40×50 meter sebelum Makam Raja Tallo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
