Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memberikan dukungan penuh kepada Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo dalam upaya merevitalisasi situs cagar budaya Kerajaan Tallo.
Dia juga mendukung rencana pembangunan Balla Lompoa di bekas lahan istana kerajaan.
Pada pertemuan dengan Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo di kediamannya, Jumat, 31 Maret 2023, Danny Pomanto menyatakan bahwa Pemkot Makassar akan membantu dan segera menyiapkan administrasi untuk merealisasikan rencana tersebut.
Danny Pomanto juga menyambut baik inisiatif dewan adat untuk berkolaborasi dalam dunia pendidikan, dengan tujuan membantu siswa-siswi untuk mengetahui sejarah dan kebudayaan mereka sendiri.
“Saya bikin dewan kebudayaan itu sebagai tanda peduli terhadap sejarah dan kebudayaan di Makassar,” kata Danny Pomanto.
- Appi Tinjau SPAM Cambaya, Pemkot Makassar Siapkan 13 Titik Baru Hadapi Kemarau
- Disiplin yang Tertanam dari Lapangan, 70 Paskibraka Makassar Diganjar Uang Tunai dan Studi Wisata ke Bali
- HUT ke-102 Perumda Air Minum Makassar, Munafri Dorong Profesionalitas dan Pelayanan Prima
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
- Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Proyek PSEL Tetap Berjalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
Ketua Dewan Adat Tinggi Kerajaan Tallo, Ilyas Ali Ari, menyatakan bahwa audiensi dengan Wali Kota adalah sebagai bentuk pelaporan kegiatan pemugaran situs sejarah di Kerajaan Tallo.
Pihaknya juga meminta bantuan dari Pemkot Makassar untuk membangun kembali Rumah Adat Balla Lompoa di Tallo.
Selain itu, Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengenalkan sejarah dan budaya Kerajaan Tallo kepada siswa SD-SMP di Makassar.
Melalui Dewan Adat ini, Ilyas Ali Ari akan mencatat adanya situs-situs cagar budaya lalu melaporkannya ke pemerintah.
“Ada delapan situs yang terdata dan sudah ada empat situs yang terverifikasi, termasuk beberapa makam kerabat dari kerajaan Bone yang telah mendapat pemugaran dari Dinas Kebudayaan,” tuturnya.
Rencananya, Balla Lompoa akan dibangun di bekas lahan istana kerajaan dengan ukuran lahan 40×50 meter sebelum Makam Raja Tallo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
