Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memberikan dukungan penuh kepada Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo dalam upaya merevitalisasi situs cagar budaya Kerajaan Tallo.
Dia juga mendukung rencana pembangunan Balla Lompoa di bekas lahan istana kerajaan.
Pada pertemuan dengan Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo di kediamannya, Jumat, 31 Maret 2023, Danny Pomanto menyatakan bahwa Pemkot Makassar akan membantu dan segera menyiapkan administrasi untuk merealisasikan rencana tersebut.
Danny Pomanto juga menyambut baik inisiatif dewan adat untuk berkolaborasi dalam dunia pendidikan, dengan tujuan membantu siswa-siswi untuk mengetahui sejarah dan kebudayaan mereka sendiri.
“Saya bikin dewan kebudayaan itu sebagai tanda peduli terhadap sejarah dan kebudayaan di Makassar,” kata Danny Pomanto.
- Tak Sekadar Terima Laporan, Wali Kota Appi Susuri Lorong Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
- Dari Lorong ke Lorong, Appi Cek Langsung Aliran Air PDAM di Rumah Warga
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- Wali Kota Makassar Ikuti Penanaman Pohon dan Senam Bersama di Rakernas APEKSI XVIII Medan
- Makassar Ambil Peran di Rakernas APEKSI 2026, Munafri Dorong Pembangunan Kota yang Adaptif
Ketua Dewan Adat Tinggi Kerajaan Tallo, Ilyas Ali Ari, menyatakan bahwa audiensi dengan Wali Kota adalah sebagai bentuk pelaporan kegiatan pemugaran situs sejarah di Kerajaan Tallo.
Pihaknya juga meminta bantuan dari Pemkot Makassar untuk membangun kembali Rumah Adat Balla Lompoa di Tallo.
Selain itu, Dewan Adat Tinggi Lembaga Kerajaan Tallo juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengenalkan sejarah dan budaya Kerajaan Tallo kepada siswa SD-SMP di Makassar.
Melalui Dewan Adat ini, Ilyas Ali Ari akan mencatat adanya situs-situs cagar budaya lalu melaporkannya ke pemerintah.
“Ada delapan situs yang terdata dan sudah ada empat situs yang terverifikasi, termasuk beberapa makam kerabat dari kerajaan Bone yang telah mendapat pemugaran dari Dinas Kebudayaan,” tuturnya.
Rencananya, Balla Lompoa akan dibangun di bekas lahan istana kerajaan dengan ukuran lahan 40×50 meter sebelum Makam Raja Tallo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
