Warung Pangkep Haji Saing, Terkenal Sejak 1957

Warung Pangkep Haji Saing, Terkenal Sejak 1957

Ir Iqbal Djawad M.Sc, Ph.D
Redaksi

Tim Redaksi

Ketika melewati Jalan Andalas Makassar malam ini, tiba-tiba hasrat untuk makan Ikan Bolu (Bandeng) besar sekali.

Di sekitar Jalan Andalas Makassar, sebetulnya ada dua rumah makan terkenal sejak lama. Yang pertama rumah makan Pangkep Haji Saing yang konon kabarnya mulai berjualan ikan Bolu bakar dan sop daging sejak tahun 1957.

Letak rumah makan ini pas di depan Gereja di Jalan Andalas. Rumah makan ini luas dan tata letaknya tidak berubah banyak dari dulu sampai sekarang.

Rumah makan kedua yang terkenal lainnya letaknya persis di samping Gereja berhadapan dengan RM Pangkep Haji Saing. Kalau RM Pangkep Haji Saing menu utamanya ikan bolu, rumah makan samping gereja menu utamanya Sop Saudara, selain ikan bolu bakar.

Konon kabarnya RM Sop Saudara ini mulai berjualan tahun 1960, lebih muda 3 tahun dari RM Pangkep Haji Saing.

Yang menarik dari RM Pangkep Haji Saing, ikan bolunya dibakar utuh dan dibelah menjadi dua bagian, Kepala dan Ekor. Tidak seperti cara membakar ikan bolu ala Haji Tawakkal di RM Paotere yg membelah membujur badan ikan dan membaginya menjadi 3 bagian, kepala, tengah dan ekor.

Sambal racikan Haji Saing juga berbeda, yang ada hanya irisan mentimun dan sambal kacang hasil gerusan dan untuk menambah kepedasan sesuai selera tinggal menambahkan sambal tumis yang disediakan terpisah dan tanpa daun kemangi.

Kalau di RM Paotere, ikan bakar disajikan dengan sop saudara atau sayur santan yang isinya daun kol dan kacang panjang. Di RM Pangkep Haji Saing ikan disajikan dengan sop bening yang isinya potongan kecil daging dan kentang.

Daya tarik dari RM Ini ini tidak hilang. RM ini tidak luas dan pengunjungnya banyak warga keturunan yang fasih berbahasa Makassar. Di samping meja saya, warga keturunan datang sekeluarga mulai dari nenek sampai cucu.

Iseng saya bertanya ke anak Haji Saing yg mengelola RM ini, “pelanggan lama ini Haji?”,di jawab iye, mereka tinggal di Pasang Kayu, Mamuju.

Jadi bisa dibayangkan RM ini punya pelanggan fanatik yang datang dari jauh untuk menikmati ikan bolu bakar. Di abad digital sekarang ini, sepertinya RM Pangkep Haji Saing akan tetap eksis. Yang saya tidak lihat selama berada di RM ini, adanya pengemudi gojek dan grab yang memesan makanan.

Mungkin Anak Haji Saing tidak terkoneksi denga gojek food dan grabfood.

Salamaki Haji.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.