Waspada, Berikut Ciri-Ciri Peminta Sumbangan Fiktif di Kota Makassar

Waspada, Berikut Ciri-Ciri Peminta Sumbangan Fiktif di Kota Makassar

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dinas Sosial Kota Makassar beberapa kali menangkap peminta sumbangan fiktif. Mereka beroperasi di area lampu lalu lintas yang padat kendaraan.

“Semua fenomena yang ada di jalan kita tertibkan. Dia beroperasi di area lampu merah yang ramai kendaraan,” kata Plt Dinas Sosial Kota Makassar Asvira Anwar Kuba, Senin, 14 Juni 2021.

Ia pun mencontohkan salah satu jalan yang kerap menjadi langganan peminta sumbangan fiktif, yakni Jalan Veteran. 

Asvira menyebut sudah ada puluhan peminta sumbangan fiktif yang diamankan. Hasil dari meminta sumbangan tersebut, kata Asvira, digunakan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk sumbangan seperti yang mereka bahasakan.

“Kita panggil orang tuanya, kita suruh bikin perjanjian untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya lalu kita pulangkan,” ujar Asvira.

Baca Juga

Menurutnya, dengan langkah tersebut, para peminta sumbangan fiktif tak lagi ke jalan. Sebab bila terbukti mengulangi perbuatan yang sama meraka akan berurusan dengan pihak kepolisian.

Adapun ciri-ciri peminta sumbangan fiktif yang kerap beroperasi di jalan berdasarkan data dinas sosial, antara lain.

1. Tidak memakai atribut atau tanda pengenal dari yayasan, organisasi dan komunitas,

2. Sering beroperasi di bawah lampu merah, tempat fasilitas umum, dan door to door,

3. Membawa kardus bertuliskan sumbangan bencana kebakaran, banjir, gempa, pembangunan masjid, pembangunan panti asuhan, dan pembeli beras (tulisan pada kardus sering diganti-ganti),

4. Menjual stiker dengan alasan pembangunan masjid dan panti asuhan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.