Yahya Waloni Super Frontal, Sesungguhnya Islam Ajarkan Lemah Lembut dalam Dakwah

Yahya Waloni Super Frontal, Sesungguhnya Islam Ajarkan Lemah Lembut dalam Dakwah

FR
EP
Fitrianna R
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Mengapa demikian? Lantaran jika orang seperti Firaun saja para Nabi disuruh untuk berlemah lembut dalam berdakwah padanya, itu artinya apalagi untuk mendakwahi sesama Muslim. Bukan begitu?

Pada kenyataannya, mubaligh yang arogan dan keras dalam berdakwah sebenarnya hanya justru memperkeruh keadaan.

Akan ada masanya orang-orang yang tadinya mendukung kemungkinan malah berpaling lantaran tutur kata yang kasar, sebagaimana yang tercantum dalam QS Ali Imran [3]: 159, yang berbunyi:

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu.”

Perlu diketahui bahwa sebagian besar orang tertarik dengan Islam adalah karena Islam dinilai penuh dengan kelembutan, kasih sayang, serta akhlak penganutnya yang menawan.

Baca Juga

Maka janganlah sampai kesan tersebut tercoreng apalagi menghilang dari jati diri kita sebagai umat Muslim. 

Berkacalah pada Rasulullah SAW. Ia merupakan contoh sosok paling ideal lantaran merupakan orang yang paling menawan akhlaknya, seperti yang disebutkan dalam sebuah hadis:

“Akhlak Beliau (Rasulullah SAW) adalah Alquran.” (HR Muslim).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.