Terkini.id, Jakarta – Pria asal Nias, Yaman Zai menangis sesenggukan di Bandara usai mengetahui pesawat yang ditumpangi istri dan 3 anaknya kecelakaan dan jatuh di Kepulauan di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021 sore.
Dalam video yang beredar, Yaman Zai terlihat histeris, menangis sesenggukan sembari sesekali menatap layar smartphone yang tertera foto anaknya.
Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang jatuh usai 4 menit lepas landas seperti diketahui mengangkut 50 orang penumpang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi
Empat penumpang pesawat tersebut adalah keluarga pria asal Pulai Nias ini bekerja di Pontianak tersebut.
Rencananya, Istri dan tiga anak Zaman Yai akan berlibur di Pontianak tempatnya bekerja. Naas, Sriwijaya Air yang ditumpangi Istri dan anak-anaknya, dikabarkan hilang kontak setelah 4 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
- HIGAR CPI Resmi Dibuka, Bidik Jadi Pusat Gaya Hidup Sehat Terintegrasi di Makassar
- Pegadaian Peduli Pendidikan, Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Kajenjeng Makassar
- Makassar Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Raih Insentif Rp3 Miliar dari Kemendagri
“Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini, mereka mau kesini mau liburan,” ungkapnya kepada wartawan di Bandara Supadio, sembari menangis.
Bahkan, Zaman mengungkkan, ada anaknya baru lahir beberapa bulan yang ikut dalam penerbangan itu. Dia mengatakan, terakhir kali menghubungi istrinya sekitar pukul 13.00 WIB.
“Saat itu Istri saya bilang mereka sudah berada di dalam pesawat,” ujar dia.
Sriwijaya Air hilang kontak dalam penerbangan Jakarta menuju Pontianak pada Sabtu 9 Jauri 2021. Pesawat boeing 737-500 PK-CLC itu membawa sebanyak 59 penumpang. Dari jumlah penumpang tersebut, sebanyak 53 penumpang dewasa, lima anak, dan satu bayi.
Sriwijaya Air terbang dengan ketinggiam 10.900 kaki. Ketinggian terakhir yang tercatat di 250 kaki lalu menghilang dari peredaran.
“Inilah yang kami ketahui tentang penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 berdasarkan data ADS-B. Rute: Jakarta ke Pontianak. Tanda Panggilan: SJY182. Pesawat: Boeing 737-500, PK-CLC.Lepas landas: 07:36 UTC. Ketinggian tertinggi: 10.900 kaki. Ketinggian terakhir: 250 kaki. Sinyal hilang: 07:40 UTC,” demikian catatan Flight Radar.
Tujuh Anak-anak dan 3 Balita
Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, ada tujuh anak-anak dan tiga bayi dalam pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1/2021).
“Total penumpang 50 orang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi,” kata Budi Karya, seperti dilansir dari Kompas TV, Sabtu 9 Januari 2021.
Budi pun meminta doa pada masyarakat agar proses pencarian korban berjalan dengan lancar. Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dinyatakan hilang kontak.
Kabar itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.
“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Adita.
Adita mengatakan, saat ini masih berjalan proses investigasi dan pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
View this post on Instagram
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
